HEADER Iklan tEST

Kepala BIN Sebut Abu Sayyaf Digempur Militer Filipina

Jakarta- Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengatakan, militer Filipina kini sedang menggempur kelompok Abu Sayyaf di negara itu. Abu Sayyaf kini menyendera 10 Warga Negara Indonesia (WNI).


"Dia lagi digempur pasukan Filipina. Kita belum bisa mendekat ke sana karena situsasi mereka lagi bertempur. Sudah banyak korban di sana," jelasnya usai Rapat Kerja dengan Komisi III DPR di kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis, (21/7).

Sutiyoso menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah menyelamatkan 10 sandera yang ditahan Abu Sayyaf. Tak perlu diperdebatkan bagaimana caranya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik dan Hukum (Menko Polhukam), Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan pemerintah akan mempertimbangkan memberikan pengampunan terhadap sisa anak buah dari pimpinan Mujahidin Indonesia Timur, Santoso alias Abu Wardah.

"Kalau dia turun semua, kita akan pertimbangkan untuk kita berikan pengampunan karena itu juga Warga Negara Indonesia," jelasnya.

Menurutnya, anak buah Santoso yang masih ada di pegunungan Sulawesi Tengah, Poso diperkirakan berjumlah 19 orang. Kelompok ini semakin terdesak pascaaparat gabungan TNI dan Polri melakukan Operasi Tinombala dan menutup semua akses logistik mereka.

"Tapi, bukan berarti kita tidak bisa hard approach yang tadi Santoso ditembak mati karena pendekatan dengan hard approach karena tidak bisa mengikuti soft approach itu," tegasnya.

Posting Komentar

0 Komentar