HEADER Iklan tEST

Luhut Mengaku Digeser karena Konstelasi Politik

Jakarta - Luhut Binsar Panjaitan telah digeser dari posisinya sebagai Menteri Koordinator (Menko) Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) ke Menteri Koordinator bidang Kemaritiman. Ia menggantikan Rizal Ramli yang tidak dipakai lagi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Sementara posisi lamanya dijabat Ketua Umum Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto.

Luhut mengaku dirinya digeser sebagai akibat konstelasi politik dari politik partai pendukung pemerintahan Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dia pun mengaku siap dengan tugasnya yang baru.

“Hanura ada dua dikeluarkan, lalu diganti satu. Artinya ada konstelasi politik,” kata Luhut di Jakarta, Kamis (28/7).

Ia berjanji akan menjalankan tugas dan fungsinya tanpa menambahkan Sumber Daya sebagaimana dilakukan Rizal Ramli. Dia mengikuti Keputusan Presiden (Keppres) tentang tugas dan tanggung jawabnya.

“Tidak mau pakai embel-embel, nanti tambah kerjaan. Saya ikut Keppres saja,” ujarnya.

Terkait rencana program, dia tegasnya masih mempelajari secara komprehensif. Dalam satu bulan kedepan, sudah ada hal-hal yang akan dilakukan.

“Saya pelajari dulu, sebulan, dua bulan, kita bisa langsung jalan,” tuturnya.

Posting Komentar

0 Komentar