HEADER Iklan tEST

Ini Syarat Rusia untuk Memulai Dialog dengan NATO

Utusan tetap Rusia di Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO mengatakan, Rusia tidak akan berunding dengan NATO untuk membahas masalah kontrol senjata, kecuali organisasi itu menghentikan upaya penguatan militer front Timurnya.

Stasiun televisi Alalam (28/11) melaporkan, Alexander Grushko, Utusan tetap Rusia di NATO, Senin (28/11) menuturkan, saat ini kondisi untuk membangun kepercayaan dan kerja sama keamanan antara Rusia dan NATO, sangat rumit.

Ia menambahkan, NATO ingin Rusia melakukan langkah terkait masalah ini, namun pada saat yang sama NATO sendiri terus melanjutkan pembangunan instalasi-instalasi militer dan penguatan front Timurnya.

Grushko menjelaskan, jika NATO ingin menciptakan sebuah mekanisme yang dapat menjamin kontrol persenjataan, maka ia harus berhenti melakukan langkah-langkah untuk mewujudkan keunggulan militer atas Rusia.

Utusan tetap Rusia di NATO itu juga menyinggung kerja sama Moskow-NATO di Afghanistan.

Ia menerangkan, langkah-langkah kolektif di Afghanistan, saat ini secara umum sudah dihentikan.

Hubungan Rusia-Barat memburuk sejak tahun 2014 menyusul perluasan infiltrasi militer NATO khususnya Amerika Serikat di Timur Eropa, Laut Baltik dan Suriah.

Posting Komentar

0 Komentar