HEADER Iklan tEST

Jelang Pemilu, FBI Interogasi Warga Muslim

As - Menjelang penyelenggaraan pemilu presiden di Amerika Serikat, Biro Investigasi Federal negara ini (FBI) mulai menginterogasi warga muslim di delapan negara bagian.

Koran Dallas Morning News mengutip sebuah organisasi swadaya masyarakat menulis, Muslim di delapan negara bagian Amerika diinterogasi FBI untuk memberi jawaban terkait keterlibatan mereka dengan jaringan al-Qaeda atau informasi operasi teror menjelang pilpres.

Menurut laporan bersama Koran Washington Post dan Dewan Hubungan Islam Amerika (CAIR), pejabat dewan ini dan lembaga non pemerintah (NGO) Muslim di Amerika menyatakan, FBI menyisir rumah warga Muslim di negara bagian California, Florida, Kansas, Michigan, Oklahama, Pennsylvania, Texas, dan Washington serta menanyai mereka terkait tewasnya pemimpin al-Qaeda di serangan udara terbaru Amerika di Irak.

FBI juga menanyai warga Muslim terkait oknum baik di dalam maupun luar negeri yang dapat mengancam keamanan negara ini.

Penyidikan FBI digelar setelah pejabat intelijen Amerika memperingatkan untuk menerapkan pengamanan ekstra di negara bagian Texas, Virgina dan New York akibat ancaman operasi teror kelompok al-Qaeda di malam pilpres.

Alia Salim, direktor CAIR terakit hal ini kepada Koran Dallas Morning News mengatakan, FBI memiliki ratusan nama Muslim di list mereka dan menginginkan mereka menjawab pertanyaan terkait potensi serangan teror di hari pemilu presiden Amerika.

Alia Salim menekankan, mayoritas muslim yang diinterogasi FBI adalah muslim dari Pakistan dan Afghanistan.

Posting Komentar

0 Komentar