HEADER Iklan tEST

Jual Beras Raskin, 2 IRT di Tangkap Tim Saber Pungli

Sulut - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Minahasa Selatan (Minsel) lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua ibu rumah tangga (IRT), DR (64) dan TS (52), warga Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang, yang diduga melakukan pungli dalam penyaluran beras untuk rumah tangga miskin (raskin) di kelurahan setempat, Rabu (23-11-2016) siang.

Terungkapnya kasus ini berawal dari keresahan warga tentang adanya penjualan raskin yang tidak sesuai dengan harga yang telah ditentukan Pemerintah, dalam hal ini Badan Urusan Logistik (Bulog).

Setelah melakukan pantauan beberapa hari terakhir, tim akhirnya mendatangi lokasi penyaluran di salah satu lingkungan di kelurahan tersebut. Tim pun mendapati dua IRT tersebut sedang membagikan raskin dan menjualnya dengan harga Rp2.000 per kilogram.

Informasi diperoleh, raskin dari Pemerintah seharusnya dijual dengan harga Rp1.600 per kilogram. Namun oleh pelaku dijual seharga Rp2.000 per kilogram kepada warga dan terdapat selisih harga Rp400 per kilogramnya. Menurut keterangan pelaku, raskin yang dijual dengan harga Rp2000 tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan warga.

Kapolres Minsel, AKBP Arya Perdana, membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Hasil konfirmasi dengan Kabag Ekonomi Pemkab Minsel, bahwa tidak ada biaya tambahan dalam penyaluran raskin. Sehingga hal ini dapat dikatakan menyalahi aturan dan merupakan pungli,” tegasnya.

Raskin yang akan disalurkan untuk warga di Kelurahan Pondang, lanjut Kapolres, sebanyak 5.500 kilogram dan sudah tersalurkan 4.000 kilogram. “Dengan demikian dari penjualan 4.000 kilogram raskin, terkumpul uang sejumlah Rp8 juta dan yang diduga pungli sejumlah Rp1,6 juta,” terangnya.

“Untuk penanganan saat ini, pelaku telah menjalani pemeriksaan dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” jelas AKBP Arya Perdana.

Posting Komentar

0 Komentar