HEADER Iklan tEST

Sekjen PBB Khawatir Maraknya Senjata Kimia

Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ban Ki moon khawatir penggunaan senjata kimia di Suriah berubah menjadi isu biasa di perang ini atau perang lainnya, baik untuk saat ini atau masa mendatang.

Press TV melaporkan, Ban Ki moon Senin (7/11) bersamaan dengan laporan bulanan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), mengirim surat kepada Dewan Keamanan dan menyatakan kekhawatiran mendalam atas penggunaan senjata kimia di Suriah yang sepertinya menjadi isu biasa serta dampak internasionalnya di masa mendatang.

Surat sekjen PBB berkaitan dengan laporan OPCW di mana penyidikan PBB menguatkan adanya penggunaan senjata kimia di kota Aleppo, Suriah.

OPCW membenarkan bahwa selama rentan waktu 23 September hingga 22 Oktober, senjata kimia digunakan di Aleppo.

Ban di suratnya menuntut pertanggungjawaban pelaku penyerangan senjata kimia.

Di laporan Dirjen OPCW, Ahmad Uzumcu kepada PBB ditekankan bahwa kendala utama organisasi ini adalah bentorkan sengit di kota Aleppo.

Ahmad Uzumcu menekankan, OPCW akan berpartisipasi dengan pejabat Suriah untuk melakukan penyidikan lebih intens terkait kasus ini.

Sementara itu, pada 30 Oktober tahun ini kelompok teroris melancarkan serangan kimia ke distrik Hamdaniyah dan Dahiyat al-Assad di barat Aleppo. Serangan brutal ini sedikitnya meracui 35 orang dan korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Posting Komentar

0 Komentar