HEADER Iklan tEST

AS Ingin Krisis Yaman terus Berlanjut

IRNA Selasa (6/12) melaporkan, Saleh Ali al-Sammad seraya mengisyaratkan bahwa penderitaan rakyat Yaman akibat berlanjutnya agresi Arab Saudi jika musuh menang, kesulitan serta penderitaan rakyat Yaman akan semakin besar.

“Harus ada persatuan untuk menghadapi tidak adanya keseriusan di dialog perdamaian, karena strategi musuh adalah melumpuhkan Yaman,” papar al-Sammad.

Ia menambahkan, hubungan pemerintah Keselamatan Nasional Yaman dengan negara asing berdasarkan pada kepentingan bersama dan saling menghormati.

Seraya mengisyaratkan bahwa prioritas pemerintah Keselamatan Nasional Yaman adalah melawan agresor dan memperkokoh front di medan perang, al-Sammad menambahkan, jika tidak demikian maka pemerintah tidak akan efektif.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas keberanian militer dan komite rakyat negara ini di perang melawan agresor dan mengatakan, “Kami kembali menyeru mereka yang mencintai Yaman untuk bergabung dengan barisan rakyat.”

Dewan Tinggi Politik Yaman hari Senin (28/11) di sidang istimewanya di Sanaa menyusun anggota kabinet baru. Dewan ini menekankan, tugas utama pemerintah yang dibentuk di saat sulit di Yaman adalah mengorganisir kondisi dalam negeri dan melawan agresor.

Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat melancarkan serangan ke Yaman sejak Maret 2015 untuk mengembalikan Abd Rabbuh Mansur Hadi ke tampuk kekuasaan.
Selama agresi ini tercatat puluhan ribu warga Yaman tewas atau terluka dan mayoritas infrastruktur negara ini hancur total.

Posting Komentar

0 Komentar