HEADER Iklan tEST

Pencurian Mobil Melibatkan Satu Penghuni Lapas

Sulsel - Kapolrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Kombes Pol Drs Rusdi Hartono menggelar press release pengungkapan kasus pencurian mobil di halaman apel Mapolrestabes Makassar, Rabu (21-12-2016).

Kapolrestabes Makassar mengatakan, pencurian mobil yang khususnya berada di dalam Kota Makassar mempunyai dua kelompok. 

Satu kelompok mencuri menggunakan kunci letter T, sedangkan kelompok satunya melakukan pencurian mobil dengan cara menipu.

Kelompok pencuri yang menggunakan kunci letter T khusus kendaraan-kendaaraan yang tidak menggunakan alarm termasuk juga kendaraan-kendaraan pengangkut barang seperti truk. 

Para pelaku membuka pintu dengan paksa untukmasuk ke dalam mobil lalu menyalakannya.

Bila sasarannya truk, maka pelaku mencungkil kaca belakang hingga terlepas kemudian pelaku masuk dan kunci kontaknya di sambung secara langsung sehingga kendaraan bisa dihidupkan.

“Pelaku-pelaku yang sudah kami amankan dari berbagai tempat seperti daerah Pangkep, Maros Takalar dan Palopo,” kata Kapolrestabes.

Kemudian ada kelompok lain menggunakan modus pencurian dengan cara menipu biasanya menghubungi hotel, dimana hotel tersebut menggunakan jasa penitipan kunci kendaraan para tamu, modus ini dikendalikan seorang napi di Lapas Parepare dengan cara dia menghubungi bahwa mobilnya nanti akan diambil oleh temannya.

Untuk itu, Kapolrestabes Makassar mengimbau pihak hotel, khususnya bagi yang ada jasa penitipan kunci kendaraan tamu untuk benar-benar kroscek kebenaran perintah pengambilan kendaraan lewat telphone.

“Sekarang yang kita sudah amankan 10 orang dengan barang bukti hasil penjualan mobil kurang lebih Rp 36 juta, ini kita masih kembangkan,” terang Kapolrestabes.

Kapolrestabes menambahkan, bahwa para pelaku ini beroperasi di Makassar sejak bulan Oktober dan sudah diamankan berbagai merek mobil sebanyak 15 unit.

Posting Komentar

0 Komentar