HEADER Iklan tEST

Bawa sabu 1 kg, 2 residivis narkoba di Samarinda kembali dibekuk

Samarinda,Radar Bharindo - Kepolisian kembali meringkus Yw, terpidana kasus narkoba yang menghuni lembaga permasyarakatan Bayur, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/1). Dari tangannya, petugas menyita 1 kilogram sabu senilai Rp 1,5 miliar. Kepolisian masih mengembangkan kasus itu.

Napi narkoba di Samarinda. ©2017 
Penangkapan dilakukan di kawasan Jalan AW Syachranie. Selain menangkap Yw, kepolisian juga menangkap rekan Yw, berinisial Sm. Dari barang bawaan Yw, polisi yang melakukan penggeledahan, menemukan bungkusan diduga berisi sabu.

Setelah digeledah, petugas menemukan puluhan bal bungkus yang berisi amphetamine atau kristal putih berupa sabu, yang totalnya seberat 1 kilogram bernilai miliaran rupiah.

"Ya benar, dini hari sampai subuh tadi telah diamankan 2 orang jaringan narkoba. Barang bukti ada 20 bal, berisi sekitar 1 kilogram sabu senilai Rp 1,5 miliar," kata Kasat Reskoba Polresta Samarinda Kompol Belny Warlansyah di Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Senin (9/1).

Kedua orang itu, masing-masing Yw dan Sm, bukan pemain baru di bisnis narkoba. Dari proses penyidikan sementara ini, Yw merupakan narapidana kasus narkoba yang divonis 6,5 tahun dan menjalani hukumannya di Lapas Bayur, kota Samarinda.

"Jadi pengakuan dia (Yw), dia menjalani bebas bersyarat. Sedangkan Sm, juga residivis kasus narkoba, yang sebelumnya menjalani hukumannya di Banjarmasin (Kalimantan Selatan)," ujar Belny.

Tidak banyak yang bisa disampaikan Belny, terkait pengungkapan kasus 1 kilogram sabu yang kabarnya berasal dari negeri jiran Malaysia. Menurut dia, tim Reskoba, saat ini masih berada di lapangan, untuk menyergap pengedar narkoba lainnya.

"Sementara masih ada pengembangan lagi hari ini ya," singkat Belny.

Dari keterangan diperoleh, sabu itu berasal dari Tawau, Malaysia, yang masuk melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Hingga sampai ke Samarinda, memakan waktu panjang baik perjalanan laut, sungai maupun darat. Dipastikan, sabu itu lolos dari pengawasan di perbatasan, meski petugas sedemikian ketatnya melakukan pengawasan di perbatasan RI di Nunukan-Malaysia. (Net,BK)



Sumber : Merdeka.Com

Posting Komentar

0 Komentar