HEADER Iklan tEST

MARIJUANA (GANJA)

Ganja
(pot, grass, weed, dope, reefer, joint, spliff, ya(r)ndi,rope, mull, cone, skunk, bhang, ganja, hash, chronic)

LRPPN BI JABAR : Tanaman kanabis menghasilkan tiga macam produk. Marijuana adalah daun dan pucuk bunga tanaman betina dan mengandung bahan psikoaktif delta-9 tetrahidrocanabinol (THC).

Tanaman Ganja juga memproduksi hash yang beredar dalam bentuk blok berwarna (mulai dari kuning sampai hitam) dan minyak hash. Salah
satu cara yang paling lazim dalam mengkonsumsi obat ini adalah dengan merokok daun dan kuncup bunga keringnya dengan menggunakan ruas atau bong.

Cara Kerjanya:
THC diserap merlalui paru-paru (atau perut) kedalam aliran darah dan dibawa ke otak, tempat zat itu membanjiri reseptor dengan bahan kimia
yang membangkitkan rasa senang di otak.

Pada umumnya, mengisap Ganja memberikan efek santai pada si pengguna. Ganja juga meningkatkan nafsu makan, dalam bahasa sehari-hari dikenal dengan sebutan menjadi “kelaparan”.

Jangka Pendek:
Kesulitan dalam konsentrasi, gangguan koordinasi,mata merah dan kering di mulut.

Jangka Panjang:
Penyakit pernapasan, kanker yang berkaitan dengan merokok dan jumlah sperma yang rendah dan bahkan nafsu seks yang berkurang.
Ketergantungan psikologis pada obat tersebut menyebabkan kenaikan tingkat iritasi, hilangnya ingatan, ketidak-seimbangan emosional,
kurangnya motivasi, paranoia dan serangan kecemasan, dan juga ada tautannya dengan sakit jiwa dan schizophrenia pada pengisap berat.

Ada juga implikasi sosial – seperti masalah dalam berhubungan dengan keluarga dan teman-teman.Pengangguran juga bertaut langsung dengan penyalah-gunaan marijuana.

Intinya:
Sebagaimana segala macam bentuk pengisapan zat yang intinya adalah karbon yang dibakar,merokok Ganja pada dasarnya buruk bagi
Anda. Dan karena banyak ganja yang dijual dewasa ini ditanam secara hidrofonik, secara anekdot dapat dikatakan ada bukti konsentrasi tinggi
bahan kimia beracun yang masih terdapat pada tanaman ketika diisap.

Riset menunjukkan orang yang mengkonsumsi sejumlah besar Ganja mendapatkan kesulitan di tempat tidur,banyak yang tidak bisa mencapai kepuasan

Dampak Fisik
Pengguna Ganja jangka panjang bisa menderita asma, bronkitis, kanker
mulut, tenggorokan dan paru-paru, sulit berkonsentrasi, ingatan rusak, susah belajar dan berpotensi mengalami gangguan mental.

Efek Sosial
Pengisap Ganja jangka panjang juga sangat mungkin tidak bisa menyelesaikan sekolah, TAFE atau perguruan tinggi, dan pengangguran telah dikaitkan langsung dengan penyalah-gunaan Ganja.

Pengguna jangka panjang juga bisa mengalami masalah dalam berhubungan dengan keluarga dan teman-teman

Ganja dan Mengemudi
Riset menunjukkan bahwa mengemudi pada saat sedang mabuk ganja bisa meningkatkan kemungkinan mengalami kecelakan sebesar 300 persen.

Ganja dan Hukum
Hati-hati: kecanduan akan Ganja atau segala macam narkoba terlarang lainnya bisa membuat rencana hidup anda berantakan

Meskipun faktanya banyak yang percaya bahwa remaja “semua mengisap ganja”, sembilan dari sepuluh remaja di Negeri kita (14-19 tahun) TIDAK PERNAH menggunakannya ( Red )

Posting Komentar

0 Komentar