HEADER Iklan tEST

SABU (meth, crystal meth, d-meth, shabu, tina, glass)

Shabu



LRPPN BI JABAR : Sabu adalah nama jalanan untuk methamfetamin hidrokhlorida kristal, yang sekarang ini merupakan 90 persen dari semua methamfetamin yang disita oleh polisi di Australia sejak pertengahan tahun 90-an. Pada umumnya berupa bubuk kristal atau “kerikil” tanpa warna, sabu bisa diisap, dihirup atau disuntikkan. 


Cara kerjanya:
Perasaan “senang yang berlebihan” atau “gembira yang tiba-tiba” yang dialami dari konsumsi Sabu dapat berlangsung sampai 12 jam, tergantung pada berapa kali Sabu dikonsumsi. Penggunanya mengalami perasaan gembira dan bergairah. 
Obat tersebut bekerja dengan membanjiri reseptor otak dengan monoamin. Dengan penggunaan yang berulang-ulang, reseptor ini akan mati, sehingga si pengguna tidak bisa merasa senang sama sekali tanpa lebih banyak Sabu . Karena itu, Sabu ini sangat membuat kecanduan, baik secara fisik maupun psikis. 


Jangka pendek:Denyut jantung dan pernapasan yang meningkat, hipertensi, masalah peredaran darah dan jantung. Sabu ini juga meningkatkan nafsu birahi, sehingga pengguna lebih mudah terlibat dalam perilaku seks yang berisiko yang menyebabkan semakin tingginya risiko terinfeksi penyakit seksual (STI).

Posting Komentar

0 Komentar