HEADER Iklan tEST

Tunjangan-Tunjangan yang Akan Diterima Barack Obama

Presiden AS Barack Obama akan menerima sejumlah tunjangan
Radar Bharindo - MASA jabatan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, tengah memasuki jam-jam terakhir. Pria berusia 55 tahun itu akan kembali ke kehidupan normal, menjadi warga sipil biasa. Pria kelahiran Hawaii itu tidak lagi bisa menikmati gaji dan fasilitas yang diperoleh sebagai Presiden AS.

Namun, Obama akan tetap mendapatkan berbagai tunjangan setelah masa kepemimpinannya berakhir. Berdasarkan the United States Code yang berisi kompilasi hukum dan peraturan federal Amerika, presiden berhak mendapat penghargaan hasil kerja sebesar USD400 ribu (setara Rp5,3 miliar) per tahun yang akan dibayar setiap bulan. Selain itu, presiden juga mendapat keringanan berupa bebas pajak pengeluaran hingga USD50 ribu (setara Rp671 juta).

Jasa-jasa dan pengabdian bekas orang nomor satu tersebut tentu tidak akan dilupakan begitu saja oleh negara. Sesuai Undang-Undang (UU) Federal yang diterbitkan pada 1958, negara memberikan sejumlah tunjangan bagi para mantan presiden.
Sebelum 1958, pemerintah federal AS tidak memberikan tunjangan atau uang pensiun kepada mantan presiden. Herbert Hoover dan Harry Truman menjadi dua mantan presiden pertama yang mendapatkan tunjangan pensiun tersebut. Tunjangan berupa perlindungan Pasukan Pengamananan Presiden (Paspampres) sempat dikurangi. Pada 1997, tunjangan dikurangi hanya untuk 10 tahun setelah sang presiden turun dari jabatannya.
Perubahan tersebut akhirnya diamandemen lewat Undang-Undang Mantan Presiden yang terbit pada 2012. Seluruh mantan presiden dan pasangannya yang masih hidup berhak mendapat perlindungan seumur hidup dari Paspampres.
Berikut tunjangan-tunjangan yang didapatkan seorang mantan Presiden AS, seperti dimuat archives.gov, Jumat (20/1/2017) (OZ,Red)

Posting Komentar

0 Komentar