HEADER Iklan tEST

Racun di Tubuh Kim Jong-nam Lebih Mematikan Daripada Sianida

Kim Jong-nam, saat terlihat di bandara internasional Beijing (25/9/2004). Jong-nam dikenal dengan gaya hidupnya yang flamboyan, memiliki dua istri dan hidup berpindah-pindah ke Macau, Thailand, Austria dan negara lainnya. (JIJI PRESS/AFP/Getty Images)
Kuala Lumpur - Racun yang disemprotkan ke Kim Jong-nam, abang tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un diduga ricin atau tetrodotoxin. Kedua racun ini lebih mematikan daripada arsenik.

Mengutip Straitstimes, 16 Februari 2017, ricin dan tetrodotoxin bereaksi sangat cepat. Orang yang terkena ricin akan tewas dalam waktu segera.

Ricin berbentuk benih tanaman dan thalliun (racun tikus) yang sangat ampuh membunuh orang dalam waktu singkat.

Berbeda dengan arsenik yang bereaksi lebih lambat dibandingkan ricin. Namun sianida pembunuh paling mematikan dan sangat mudah dideteksi.

Sedangkan tetrodotoxin, menurut Telegraph, 1,200 kali lebih mematikan daripada sianida.

Belum ada kepastian, jenis racun yang disemprotkan atau disuntikkan ke tubuh Kim Jong-nam. Namun, hasil otopsi jasad Kim Jong-nam sudah rampung. Hasil otopsi diumumkan hari ini oleh aparat Malaysia.

Menurut informasi, cairan berbusa keluar dari mulut Kim Jong-nam saat dia roboh di bandara. Sehingga besar dugaan dia diracun. Kim Jong-nam tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kim Jong-nam hidup di pengasingan selama ini setelah ia terusir dari negaranya, Korea Utara. Ia tinggal di Macau dan pernah terlihat di Malaysia dan Indonesia.

Aparat Malaysia menangkap tiga tersangka pembunuhan Kim Jong-nam berdasarkan rekaman video CCTV bandara internasional Kuala Lumpur, 13 Februari 2017.
Tiga tersangka itu terdiri dari dua wanita masing-masing berpaspor Vietnam dan Indonesia, dan seorang pria warga Selangor, Malaysia. (Red)


Sumber: Tempo

Posting Komentar

0 Komentar