HEADER Iklan tEST

Kasus Pengelolaan Dana Desa Kertajaya, Polres dan Inspektorat Periksa Sejumlah Pejabat Terkait

Ilustrasi Dana Desa
Radar Bahrindo, Karawang - Polres Karawang serta Inspektorat Daerah Kabupaten Karawang telah melakukan pemeriksaan terkait pengelolaan Dana Desa tahun 2016 Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta, dan menghitung besaran kerugian negara. Jumat (10/2)
Informasi yang diterima, mulai dari mantan camat, aparat kecamatan, aparat desa dan BPD Desa Kertajaya dari sejak pagi silih berganti keluar masuk ruang pemeriksaan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) di kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Karawang yang berlokasi di Jalan A. Yani, Bypass Karawang.

"Ini kali pertama kami diminta datang untuk memberikan keterangan perihal masalah penggunaan Dana Desa tahun 2016 di Desa Kertajaya. Saya diperiksa sejak pukul dua siang," jelas Dayat.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta, H. Dayat, diperiksa selama empat jam oleh penyidik Inspektorat Daerah Kabupaten Karawang.

Menurut Dayat, dirinya bersama jajaran BPD lainnya dimintai keterangan oleh pihak penyidik Inspektorat masih di seputar tugas pokok serta fungsi dan administrasi.

Didampingi jajaran pengurus BPD, Ketua BPD Desa Kertajaya, keluar dari ruang penyidik Inspektorat sekitar pukul 18:00 WIB.

"Masih di seputar fungsi BPD dan administrasi Dana Desa. Belum masuk ke wilayah fisik," katanya.

Dayat menjelaskan, pihaknya diperiksa Inspektorat Daerah Kabupaten Karawang terkait dugaan penyelewengan dana pembangunan desa tahun 2016 yang dilakukan oleh Kepala Desa Kertajaya, Karta.

"Sama seperti di kepolisian, perihal pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa," pungkas Dayat.

Sebelumnya, pihak kepolisian dari Polres Karawang meminta kepada pemerintah melalui Inspektorat Daerah Kabupaten Karawang untuk memeriksa dan melakukan penghitungan potensi kerugian negara dari penggunaan Dana Desa tahun 2016 di Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta.

Dari hasil pemeriksaan dan penghitungan kerugian negara tersebut, rencananya akan dijadikan dasar oleh penyidik kepolisian untuk menentukan tahapan proses hukum selanjutnya atas perkara dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan oleh kepala desa tersebut. (OK,Red)


Sumber: OnlineKarawang

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Sudah diprediksi sebelumnya, bakalan banyak Kepala Desa yang tersandung Kasus Dana Desa.
    Bisa jadi karena minimnya sosialisasi baik secara administrasi maupun sosialisasi dampak penyalahgunaan Dana Desa tersebut.
    "Masyarakat Cerdas...ayo Awasi Penggunaan Dana Desa"

    BalasHapus