HEADER Iklan tEST

Dede Yusuf Macan Efendi, Tentukan Sikap di Pilgub Jabar Setelah Haul

Dede Yusuf Macan 
Radar Bharindo, Bandung - Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga kader Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Efendi mengaku belum menerima petunjuk untuk maju di Pilgub Jabar pada 2018 nanti. Saat ini Majelis Tinggi Partai Demokrat belum menentukan langkah atau arahan kepadanya. Dede sendiri menyatakan, sikapnya terkait Pilgub akan ditentukan setelah ulang tahunnya ke-51 pada 14 September nanti.

"Soal Pilgub, jawaban saya sama, sampai sekarang belum dapat orientasi ke arah sana karena belum ada instruksi dari partai. Soalnya Demokrat itu kewenangan soal pencalonan Pilgub ada di Majelis Tinggi, dalam hal ini SBY (Soesilo Bambang Yudhoyono, red). Itu yang memutuskan. Tapi saya akan istikharah, keputusannya setelah ulang tahun saya yang ke-51," katanya di sela peluncuran buku "Bersaing atau Tenggelam" di TB Gramedia, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin, 6 Maret 2017.

Meski begitu, ia mengaku sudah ada partai yang menjalin komunikasi dengannya. Namun hanya menanyakan kesiapan dia, belum ke arah yang lebih serius.

"Partai pasti komunikasi, DPR isinya orang parpol, dialog dilakukan. Saya tetap katakan belum ada instruksi tetap nunggu, karena instruksi diturunkan dari Majelis Tinggi. Saya sebagai kader tidak boleh melangkahi," ujarnya.

Ia mengaku, belum ada pembicaraan serius dengan partai yang sudah berkomunikasi dengannya. Semua masih dalam tahap silaturahmi. "Mungkin mereka serius jika saya sudah ditugaskan," ujar dia.

Sementara itu, Herlas Yuniar Sekretaris Partai Demokrat Jabar mengatakan, Partai Demokrat saat ini mulai penjaringan calon kandidat yang akan diusung di Pilgub Jabar nanti. Kemudian dilanjutkan dengan survei, baru merumuskan siapa yang akan diusung. Menurut dia, survei kandidat akan menjadi perbandingan banyak tidaknya kandidat yang akan ikut di Pilkada.

"Apakah dari internal. Kalau kadernya tinggi prioritasnya kita mencalonkan sendiri. Kami masih melihat perkembangan, dengan survei kandidat juga. Kader yang paling memungkinkan itu Pak Iwan atau Kang Dede, tapi kita masih lihat lah nanti," katanya. (Red)


Sumber: PR

Posting Komentar

0 Komentar