HEADER Iklan tEST

DPMPTSP “Intruksikan Pol PP Buka Kembali Segel TOKMA”

Toko Moderen TOKMA, yang  Dua kali disegel Penegak Perda
Radar Bharindo, Karawang - Setelah pada hari Senin (1/3) lalu tiga bangunan Tokma disegel kembali oleh Satpol PP, kini DPMPTSP meminta penegak peraturan daerah (Penegak Perda) itu untuk kembali membuka segel tiga bangunan PT Panca Tokma Lestari tersebut dengan alasan perusahaan toko modern itu sedang berproses mengajukan izin.

“Kami sudah melayangkan surat nomor 503/137/DPMPTSP tentang pemberitahuan proses perizinan yang dilakukan oleh PT Panca Tokma Lestari di DPMPTSP dan memberi waktu 3 bulan agar perusahaan mengurus semua perizinannya,” ujar Sekretaris DPMPTSP, Wawan Setiawan di kantornya, Senin (6/3).

Dijelaskan, pihaknya sudah melayangkan surat tiga kali agar menyelesaikan semua perizinannya, tapi karena tidak ada yang datang maka pihaknya memberikan surat ke Satpol PP untuk menindaklanjuti pelanggaran perda itu.


“Sampai saat ini Tokma baru memiliki izin prinsip, UKL UPL, pertek BPN, dan masih mengajukan izin lokasi,” katanya.


Ia mengatakan, setelah disegel kembali oleh Satpol PP, pihak Tokma mendatangi DPMPTSP untuk segera mengurus semua perizinannya dan pihaknya memberikan waktu selama tiga bulan untuk mengurus semua perizinanya.


“Kami melihat pertimbangan investasi dan tenaga kerja maka kami memberikan deadline kepada Tokma menyelesaikan izinnya tiga bulan. Jika tidak maka kami serahkan kembali tindakannya ke Satpol PP,” katanya.

Sekretaris Satpol PP Karawang, Rakhmat Gunadi, mengatakan, pihaknya melakukan penyegelan kembali tiga bangunan Tokma yang mana segel sebelumnya telah dibuka oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.  Penyegelan itu karena PT Panca Tokma Lestari melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2013 Tentang Perizinan Tertentu.

Baca :
  

“Izin yang dimiliki Tokma baru sebatas izin prinsip, dan yang belum dimiliki adalah izin lingkungan, izin lokasi, IMB, dan HO. Jadi prosesnya masih panjang untuk memiliki izin oprasional. Jadi kami hanya menjalankan tupoksi kami sebagai penegak peraturan daerah,” ujar Gunadi usai melakukan penyegelan bangunan Tokma, Senin (1/3) lalu. (Red)


Sumber: TVBerita

Posting Komentar

0 Komentar