HEADER Iklan tEST

Danramil Lolos dari Maut, Pistol Terduga Teroris Tuban Gagal Meletus Saat Diarahkan Kemukanya

Salahsatu terduga teroris yang berhasil dilumpuhkan aparat ( Dok.Dispenad )
Radar Bharindo, Tuban - Komandan Rayon Militer (Danramil) 0811/01 Kota Kapten Inf Lasmito hampir saja menjadi korban dalam baku tembak tersebut. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Dispenad, Minggu (9/4/2017), salah satu terduga teroris sempat menodongkan pistol kepada Kapten Inf Lasmito, hanya saja pistol tersebut gagal meletus.

Danramil saat itu tengah melakukan bantuan pascapenembakan Pos Pantau Lalu Lintas di Kawasan Hutan Jati Peteng, Kecamatan Jenu, Tuban, Sabtu (8/4) oleh sekelompok orang yang mengendarai Daihatsu Terios bernomor polisi H 9467 HR.

Petugas Polisi sedang mengamankan k endaraan Daihatsu Terios H 9467 HR yang dikendarai terduga teroris
Kapten Inf Lasmito kemudian bersama seorang anggota Polres Tuban mengecek lokasi persembunyian terduga teroris yang menurut informasi berada di kebun jagung warga.

Tiba-tiba seorang terduga teroris muncul dan menodongkan pistol di wajah Kapten Inf Lasmito, namun upanya serangannya gagal. Pasalnya pistol tersebut tidak meletus. Menyadari hal ini sempat terjadi perkelahian antara anggota TNI ini dengan terduga teroris, hingga akhirnya terduga teroris berhasil dilumpuhkan dengan senjata laras panjang.

Tim gabungan TNI dan Polri berhasil melumpuhkan enam terduga teroris di Tuban, Jawa Timur, setelah melewati serangkaian baku tembak.

Keterlibatan Kodim 0811/Tuban kali ini adalah atas dasar perbantuan kepada Polres Tuban yang secara prosedur sudah dilaporkan dan mendapatkan izin dari Danrem 082/CPY Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo SIP.

Mereka mengerahkan empat orang yang sedang berjaga Makodim beserta Pasi Intel Kodim dan langsung dipimpin Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Sarwo Supriyo untuk turun ke TKP."


Sebelumnya, 6 orang teroris ditembak mati aparat gabungan Brimob dan Densus Antiteror 88, Sabtu (8/4). Keenam teroris itu bersembunyi di kebun jagung setelah menyarangkan dua tembakan ke Pos Pantau Lalin, Kecamatan Jenu, Tuban.
Untungnya anggota Satlantas Polres Tuban yang berjaga di pos semi permanen tersebut, Aiptu Tatang dan Aiptu Yudi lolos dari tembakan. Diketahui, penyerang adalah kelompok teroris yang berusaha membalas dendam atas rekannya yang sempat diamankan pada Kamis (6/4).


"Yang jelas ada kaitannya teroris kelompok daripada JAD (Jamaah Ansaru Daulah) yang dua hari lalu ditangkap, ada 3 orang yang ditangkap di Lamongan masih dalam proses Densus 88 kemudian melakukan amaliyah, balas dendam," kata Irjen Pol Machfud Arifin, Sabtu (8/4) malam.  (L6,Red)


Berbagai Sumber

Posting Komentar

0 Komentar