HEADER Iklan tEST

Kades Walahar Sanggah Terima Hasil Pungli Dari Pencaker

Kades Sardi Anwar Sulendra (Photo Dok. Radar)
Radar Bharindo, Karawang – Saat dikonfirmasi wartawan Radar BI Senin 10/4/2017 diaula kantornya Kades Walahar Sardi Anwar Sulendra menyanggah kalau dirinya menyuruh stapnya untuk melakukan pungutan sejumlah uang kepada para pencari kerja terhadap perusahaan yang ada diwilayah Desanya.

Sebelumnya tersiar kabar dan seperti dikeluhkan beberapa warga dusun Walahar yang minta namanya tidak dipublis, yangmana dirinya kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan dimana dia tinggal, karena harus menyiapkan uang jutaan rupiah supaya bisa masuk kerja disalahsatu perusahaan yang dimaksud.

Rizky (19) warga Kosambi menambahkan bahwa untuk bekerja diperusahaan yang ada dilingkungan desa Walahar itu harus melalui Yayasan dan harus mengadakan uang sebesar 3 Jt sampai 5 juta rupiah agar bisa diterima bekerja.
Bahkan menurutnya kuota tenaga kerja lebih dari 50 persennya diperjual belikan kepada pencari kerja dari luar desa Walahar bahkan luar Kabupaten Karawang, serta ada keterlibatan wakil/perangkat Desa Walahar dalam rekrutmen tenaga kerja tersebut.

Kades Sardi Anwar menerangkan kalau Perusahaan itu namanya PT.Kalbe dan memang ada diwilayah desa Walahar, dulunya Rekrutmen tenaga kerjanya dikelola oleh LPM karena adanya pro kontra dari masyarakat, kemudian diganti oleh Yayasan Sangsakerta yang baru sekali mengelola dan bermasalah akhirnya diganti lagi sama Yayasan Rere yang berkantor di Galuh Mas Karawang dan bertahan sampai sekarang.

Kades Sardi Anwar sendiri tidak mempermasalahkan dengan adanya biaya administrasi, yang penting pelamar kerja tersebut bisa diterima bekerja. Dan dirinya menyangkal kalau dirinya atau pihak perangkat Desa Walahar menerima bagian dari uang administrasi rekrutmen tenaga kerja tersebut. (Fr,Red)


Posting Komentar

0 Komentar