HEADER Iklan tEST

Militan Abu Sayyaf Pemenggal Sandera Tewas dalam Baku Tembak

Kelompok Abu Sayap (Photo Istimewa)
Radar Bharindo, Manila - Seorang pemimpin kelompok radikal Abu Sayyaf yang terlibat langsung dalam penculikan dan pemenggalan sandera, telah tewas dalam baku tembak dengan pasukan Filipina di pulau resor Bohol pekan ini.

Dalam baku tembak di pulau wisata populer Bohol, pasukan Filipina menewaskan setidaknya enam militan Abu Sayyaf. Empat tentara Filipina juga tewas dalam kontak senjata pada Selasa, 11 April tersebut.

Pasukan militer Filipina telah menemukan jasad Muamar Askali, juga dikenal sebagai Abu Rami yang merupakan mantan juru bicara Abu Sayyaf, usai baku tembak di Bohol.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Eduardo Ano mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (12/4/2017), Abu Rami merupakan "pemimpin Abu Sayyaf yang sangat terkenal jahat". Dia disebut bertanggung jawab atas sejumlah kekejaman termasuk pemenggalan dua warga Kanada dan Jerman yang disandera Abu Sayyaf, yang dikenal kerap menculik dan menyandera warga asing untuk meminta uang tebusan.

Kelompok Abu Sayyaf pada tahun 2016 lalu memenggal dua warga Kanada bernama John Ridsdel dan Robert Hall. Warga Jerman berusia lanjut, Jurgen Kantner juga mengalami nasib yang sama pada Februari lalu ketika tuntutan uang tebusan senilai US$ 600 ribu tidak dibayarkan.

Dikatakan Ano, Abu Rami telah muncul untuk menjadi salah satu pemimpin tertinggi Abu Sayyaf. Dia terlibat dalam apa yang disebut militer Filipina sebagai upaya gagal untuk menculik para turis di Bohol menjelang Paskah minggu ini.

Menurut Ano, situasi di Bohol saat ini telah kembali normal setelah para militan Abu Sayyaf menyerang resor tersebut. Namun ditambahkan Ano, pasukan keamanan masih terus mengejar para militan lainnya yang terlibat dalam pertempuran di Bohol. (Dtk,Red)


Sumber:detik.Com

Posting Komentar

0 Komentar