HEADER Iklan tEST

Oknum Polisi Dilaporkar ke Propam, Karena Diduga Ngaku Disuruh Bunuh Wartawan


Gambar Ilustrasi
Radar Bharindo, Sorong - Seorang oknum anggota Polisi Sorong berinisial Bripka M mengaku pernah disuruh pimpinannya untuk membunuh seorang wartawan di Kota Sorong, kemudian membakar mayatnya dan dibuang ke tempat sampah. Wartawan yang Brigpol M sebutkan merupakan Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia ( IPJI) DPW Papua Barat.

Bahkan, Bripka M menyebut bahwa hal itu direncanakan melalui sebuah rapat. Penyampaian oknum yang kesehariannya bertugas sebagai Kanit Intel Polsek Moraid. Ini ia sampaikan saat berbincang-bincang dengan beberapa orang di Pasar Sentral Aimas, salah satunya Koordinator Laskar Anak Bangsa Anti Korupsi (LABAKi) Papua Barat, Andrew Warmasen.

Merasa apa yang disampaikan Bripka M sangat tidak manusiawi. Andrew Warmasen yang dalam kesibukannya selalu bersinergi dengan para insan Pers di Papua Barat ini langsung menyampaikan hal tersebut ke sejumlah wartawan nasional maupun lokal yang ada di Kota Sorong.

Sebagai bentuk solidaritas dan guna menindaklanjuti hal tersebut maka beberapa perwakilan wartawan media cetak dan elektronik mendatangi Polres Sorong untuk melaporkan Bripka M ke bagian Propam, Rabu (12/4).

Saat memberikan laporan ke Propam, wartawan yang disebut Brigpol M yaitu Hasan Lessy didampingi Wakil Ketua Advokasi Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Papua Barat dan selaku Direktur Eksekutif LBH Keadilan Masyarakat dan Pers Papua Barat (KMP2B), Moh Iqbal Muhiddin SH.

Moh Iqbal Muhiddin yang ditemui di Mapolres Sorong mengatakan, tindakan yang dilakukan Bripka M menunjukkan tidak keprofesionalan dan sangat mencederai institusi Polri, khususnya Polres Sorong.

”Ini kan sudah dikategorikan tindak pidana pengancaman sebagaimana diatur di dalam pasal 368 ayat 1 KUHP. Meskipun Brigpol M mengklaim bahwa apa yang ia sampaikan sifatnya hanya bercanda tetapi hal itu sangat tidak pantas. Apalagi yang bersangkutan berkapasitas sebagai Kanit Intel Polsek Moraid,” lugas mantan wartawan di salah satu media cetak di Kota Sorong ini.

Pada kesempatan ini Iqbal juga mengapresiasi pihak Polres Sorong, dalam hal ini Kapolres AKBP Moch Rudy Prasetyo S.IK beserta jajarannya yang dengan cepat merespon laporan tentang Brigpol M.

“Kami apresiasi Kapolres Sorong, Kasat Reskrim dan Kanit Propam yang dengan cepat mengambil tindakan cepat terhadap Brigpol M. Kami sudah terima informasi bahwa yang bersangkutan (Brigpol M) sudah diperiksa dan kemungkinan besar sesuai steatmen pak kapolres, akan dicopot dari jabatannya,”tuntas Iqbal.

Kapolres Sorong yang ditemui pewarta di halaman Mapolres mengaku sangat menyayangkan tindakan Brigpol M, Apalagi oknum tersebut membawa-bawa nama pimpinan yakni kapolres dan kasat reskrim.

”Tidak benar apa yang disampaikan dia (Brigpol M). Dia akan diperiksa dan disanksi tegas sesuai aturan anggota Polri. Selama ini saya selalu menjalin hubungan baik  dengan rekan-rekan media di Sorong,”ujar orang nomor satu di jajaran Polres Sorong ini. (Arif,Radar BI,Red)


Sumber : Radar Bhayangkara Indonesia 

Posting Komentar

0 Komentar