HEADER Iklan tEST

Pabrik Boneka di Cikampek/ Karawang Ini Terancam Pidana

Pabrik boneka di Cikampek Kab. karawang (Photo RB)

Plang perusahaan PT. JHT Star Indonesia
 Radar Bharindo, Karawang – Pabrik boneka yang sudah beroperasi lebih dari lima tahun, terletak di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Karawang ini bisa terancam sangsi pidana.
PT JHJ perusahaan yang memproduksi boneka menggaji karyawannya di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK).  Berdasarkan Informasi yang berhasil diterima, seluruh buruh yang bekerja di pabrik ini hanya diberikan upah sebesar Rp 1,7 Juta per bulan. Padahal UMK Kabupaten Karawang saat ini yaitu sebesar Rp 3.605.272..


"Selain gaji di bawah UMK, kami juga tidak diberikan uang lembur," ujar sumber yang tidak mau ditulis jatidirinya, Senin (24/4). Sumber ini mengatakan, jumlah pekerja di perusahaan tersebut saat ini lebih dari 300 orang. Semua buruh bekerja dengan jangka waktu 9 jam per hari. Yang lebih parahnya, semua buruh sama sekali tidak diberikan jaminan kesehatan maupun jaminan kerja oleh perusahaan.

"Padahal hasil produksi boneka PT JHJ ada yang diekspor ke luar negeri," ujarnya.

Seperti diketahui, pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum. Upah minimum ini dapat terdiri atas upah minimum berdasarkan wilayah provinsi atau kabupaten/kota, upah minimum berdasarkan sektor pada wilayah provinsi atau kabupaten/kota.

Sementara ancaman pidana bagi pengusaha yang membayar upah pekerjanya di bawah upah minimum adalah pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 100 juta dan paling banyak Rp 400 juta.


Sampai berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum bisa dimintai keterangan terkait upah yang tidak memenuhi stndar UMR tersebut. (Luk,Red)

Posting Komentar

0 Komentar