HEADER Iklan tEST

Perlu Tahu, Sejak 2015 Pengiriman TKI/TKW Ke Timur Tengah Sudah Dihentikan

Penyalur nakal, masih saja ada yang mengirim  Tenaga Kerja Indonesia ke Timur Tengah
Radar Bharindo, Karawang – Sulitnya mendapatkan pekerjaan dan minimnya pendidikan membuat masyarakat banyak yang berangkat ke luar negeri mencari pekerjaan sebagai TKI atau TKW. Kebanyakan mereka pergi tanpa dibekali keahlian atau skill yang khusus, sehingga masuk ke tenaga kerja non formal seperti pembantu rumah tangga.

Masyarakat tidak banyak yang tahu bahwa pengiriman TKI/ TKW ke Timur tengah sudah dihentikan oleh pemerintah Indonesia.

Pemerintah Indonesia akan menghentikan pengiriman TKI sebagai pembantu rumah tangga ke 21 negara di Timur Tengah. Kebijakan itu diambil setelah dua pembantu rumah tangga asal Indonesia dihukum mati di Arab Saudi.

Ilustrasi Hukuman Pancung di Arab Saudi
Demikian isi siaran pers yang ditandatangani oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan dirilis hari Senin (04/05/15). Larangan itu berlaku antara lain untuk Aljazair, Arab Saudi, Bahrain, Irak, Iran, Kuwait, Lebanon, Mesir, Oman, Palestina, Qatar, Suriah, Uni Emirat Arab, Yaman, dan Yordania.

Keputusan pemerintah Indonesia tentang larangan pengiriman TKI/TKW ke 21 negara di Timur Tengah ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2015.

Sementara Kepala Seksi penempatan tenaga kerja disnakertrans Karawang I. Junaedi SH menegaskan kembali tentang hal ini.
Menurutnya jika ada pemberangkatan TKI/TKW ke Timur Tengah maka bisa dipastikan bahwa ini adalah terlarang dan masuk dalam kategori tindak pidana Human Traffiking atau Perdagangan Manusia.

“Kami selalu sosialisasikan hal ini ke desa desa, jangan sampai orang Karawang jadi korban perdagangan manusia” ujarnya. (Zain,Red)


Sumber: Berbagai Sumber

Posting Komentar

0 Komentar