HEADER Iklan tEST

Kapolres Karawang, “Tidak Boleh Ada Jarak Antara Polisi dan Masyarakat”


Kapolres Karawang AKBP Ade Ary Syam Indradi S.H, S.IK, M.H
"Tidak boleh ada jarak antara polisi dengan semua elemen masyarakat. Makanya saya sudah sampaikan kepada anggota saya agar nomer telepon diberikan kepada warga masyarakat dimana dia bertugas. Jika ada warga yang membutuhkan bantuan segera layani. Namun jika ternyata ada warga kecewa karena tidak dilayani oleh anggota saya, laporkan saja kepada saya dan pasti saya tindak tegas,"
Radar Bharindo - Kapolres Karawang, AKBP Ade Ary Syam Indradi S.H, S.IK, M.H, yang sebelumnya menjabat Kapolres Cimahi, punya gaya dan cara beda untuk menjalin keterbukaan informasi dan komunikasi dengan masyarakat. Yaitu dengan cara membagi-bagikan nomor teleponnya kepada masyarakat. Adapun nomor yang bisa dihubungi 081 1998 1998.

Kapolres juga mewajibkan setiap anggota kepolisian di lingkungan Polres Karawang hingga tingkat Polsek untuk memberikan nomer telepon kepada masyarakat.
Hal ini dimaksudkan agar masyarakat merasa lebih dekat dengan kepolisian, sehingga bisa menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.


"Saya berharap warga Karawang yang berjumlah sekitar 2,2 juta jiwa ini bisa mengetahui nomor telepon kami, Wakapolres, Kapolsek atau Babinkamtibmas.
Saya pastikan pihak kepolisian baik yang ada di Mapolres hingga ketingkat Polsek akan melayani warga Karawang selama 24 jam. Artinya kami siap dihubungi oleh masyarakat selama 1X24 jam baik untuk menyampaikan informasi ataupun membutuhkan bantuan," katanya, Minggu (28/5).

Menurutnya, untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan menciptakan sistem keamanan yang baik tidak boleh ada jarak antara polisi dengan masyarakat. Polisi membutuhkan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan sistem keamanan yang lebih baik agar situasi aman lebih cepat terwujud.

"Tidak boleh ada jarak antara polisi dengan semua elemen masyarakat. Makanya saya sudah sampaikan kepada anggota saya agar nomer telepon diberikan kepada warga masyarakat dimana dia bertugas. Jika ada warga yang membutuhkan bantuan segera layani. Namun jika ternyata ada warga kecewa karena tidak dilayani oleh anggota saya, laporkan saja kepada saya dan pasti saya tindak tegas," katanya.

Ditambah Ade, pencegahan kejahatan harus dilakukan secara bersama- sama antara polisi dengan masyarakat. Masing-masing individu harus dapat melindungi harta bendanya, menjaga keselamatan keluarga, sehingga mempersempit ruang gerak dan kesempatan para pelaku kejahatan.

"Jumlah polisi dan warga yang harus dilayani sangat terbatas sehingga butuh dukungan dan partisipasi masyarakat untuk mencegah terjadi kejahatan. Kalau sudah memiliki nomor polisi dan dilayani dengan baik, tentunya ini bisa menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Sehingga masyarakat Karawang bisa hidup aman, tenteram dan sejahtera,"pungkasnya. (KB,Red)

Posting Komentar

0 Komentar