HEADER Iklan tEST

Pertempuran di Filipina, Nasib WNI Aman

SIAGA: Tentara berjaga di  Filipina. ((REUTERS/Romeo Ranoco))
Radar Bharindo - Kondisi di Marawi City, Filipina semakin genting menyusul pertempuran antara kelompok Maute yang terafiliasi dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dengan pemerintah atau militer.

Hal ini terjadi, menyusul kebijakan adanya Presiden Filipina Rodrigo Duterte memberlakukan darurat militer di wilayah tersebut selama 60 hari. Lalu bagaimana kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di sana?

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI melaporkan situasi terkini di Marawi City. Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir menjelaskan, saat ini ada 10 WNI Jamaah Tabligh (JT) asal Bandung dan Jakarta yang sedang melakukan Khuruj.

"Saat ini ada 10 WNI yang melakukan Khuruj (meninggalkan rumah untuk ibadah dan dakwah di masjid selama 40 hari)," kata pria yang akrab disapa Tata, Sabtu (27/5).

Satu orang WNI lainnya adalah WNI yang menikah dengan orang setempat dan sudah lama tinggal di Marawi. Hingga kini seluruh WNI dipastikan dalam keadaan aman.

"Saat ini kesepuluh WNI anggota JT dalam keadaan baik dan aman," ungkapnya.

Sedangkan satu WNI yang menikah dengan orang setempat, selama ini menjalin kontak dengan KJRI Davao. Selain itu, pihak Kemenlu juga terus memantau situasi terkini di Marawi City.

Untuk diketahui, kondisi terkini di Marawi begitu mencekam. Baku tembak terus terjadi antara militer dan kelompok militan. Warga disandera dan tempat-tempat ibadah pun dirusak. Duterte juga mempercepat lawatannya ke Rusia untuk mengamankan kondisi di dalam negeri. (jpc,Red)


Sumber : JawaPos.Com

Posting Komentar

0 Komentar