HEADER Iklan tEST

Puluhan Ribu Obor, Terangi Sepanjang Jalan Kota Pangkal Perjuangan

Tampak dari udara, puluhan ribu obor terangi jalan utama kota Pangkal Perjuangan / Karawang (Photo FB)

Long march dijalan Tuparef
Radar Bharindo - Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan puluhan ribu warga Karawang dari berbagai wilayah melakukan pawai obor dengan berjalan kaki, dimulai dari Masjid Aljihad melalui jalan Achmad yani lalu jalan Tuparef dan berakhir di Masjid Agung di alun-alun Karawang. Tak hanya umat Islam yang melakukan pawai obor tapi juga warga Tionghoa mengikuti pawai obor sebagai bentuk toleransi.

Hampir seluruh elemen Ormas Islam yang ada di Karawang terlibat dalam acara ini, bahkan ratusan masyarakat Tionghoa pun ikut dalam acara pawai obor kali ini, hingga panjang barisan pawai obor mencapai lebih dari 5 kilometer. Peserta pawai obor melakukan long march sambil melantunkan Sholawat Nabi. Pawai obor berjalan dengan tertib hingga tiba di Masjid Agung dan terus melantunkan Sholawat Nabi.

Pawai obor tahun ini dihadiri oleh Bupati Karawang, dr.Cellica Nurachadiana, Wakil Bupati H.Jimmy Ahmad Zamaksyari, Juga pejabat eselon Pemkab Karawang mulai dari pejabat Eselon II hingga eselon IV ikut menghadiri pawai obor tahun ini. Sementara itu ratusan warga Tionghoa ikut berperan dengan membagikan minuman mineral dan makanan kepada peserta longmarch.

"Saya perkirakan peserta pawai obor tahun ini mencapai 20 ribu orang, karena meski peserta pawai yang didepan sudah sampai di Masjid Agung alun-alun, tapi buntutnya masih di Masjid Aljihad. 
Tentunya ini luar biasa karena peserta pawai obor kali ini jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Dan yang membuat saya terharu partisipasi masyarakat Tionghoa dan umat beragama lainnya dalam acara ini luar biasa hebatnya. Ini yang harus dijaga terus, persatuan antara umat beragama di Kabupaten Karawang agar tetap kondusif," kata Wakil Bupati Karawang, H.Jimmy Ahmad Zamaksyari, Kamis (25/5).

Menurut Jimmy penyelenggaraan pawai obor tahun ini merupakan inisiatif masyarakat dari berbagai elemen yang terdiri dari Ormas Islam, LSM, Pondok Pesantren dan masyarakat lainnya. Pemerintah daerah turut mendukung penyelenggaran pawai obor tahun ini untuk menyatukan umat Muslim yang ada di Karawang dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

 "Kegiatan ini membuktikan umat Muslim Karawang bersatu. Bahkan umat beragama lainnya juga dapat bersatu dalam perbedaan ini memang keren," katanya.

Sementara itu Kordinator Warga Tionghoa Natala Sumedha mengatakan warga Tionghoa menyambut baik datangnya bulan suci Ramadhan yang tidak hanya dirayakan oleh Umat Muslim tapi juga umat beragama lain, sebagai bagian dari kebhinekaan warga Karawang.
Pawai obor harus terus dijadikan tradisi dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan di Karawang karena memiliki nilai religius. kata Natala.  (Pk,Red)

Baca : ➢Humas Polri !!! Terkait Ledakan Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu 


Sumber : PEKA

Posting Komentar

0 Komentar