HEADER Iklan tEST

Rumah Dinas Bupati Karawang, Masih Ditempati Petani Korban Sengketa Lahan Telukjambe

Sejumlah petani korban penggusuran lahan di Telukjambe saat tiba di rumah dinas bupati Karawang, mereka disambut Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Jimmy)
Radar Bharindo, –  Sampai saat ini (10/5) para pengungsi korban konflik sengketa lahan tinggal sementara di Rumah Dinas Bupati (RDB) Karawang, yang sebelumnya tinggal di rumah susun sewa (Rusunawa) yang sudah disediakan pemkab.

Setelah sebelumnya melakukan tuntutan ke Jakarta dan kembali ke Karawang, pengungsi korban konflik sengketa lahan dengan PT.Pertiwi Lestari ini bersikukuh ingin dikembalikan ke tempat awal semula mereka tinggal. Agar bisa kembali bekerja atau bercocok tanam.

Tidak ingin kembali kerusunawa, para petani tiga Desa ini diperbolehkan tinggal sementara di RDB oleh Wakil Bupati Karawang, sampai masalah ini selesai. Namun demikian, mereka tetap ingin kembali ke tempat yang semula, dimana Presiden Joko Widodo pernah menjanjikan akan menyediakan tempat untuk para petani sesuai dengan yang di inginkan. Pada saat para petani melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta.

Seperti diakui Madhari, dia mengaku saat bertemu dengan Presiden dan Menteri Agraria, mereka mengatakan akan menyediakan tempat tinggal bagi mereka asalkan kembali ke Karawang,” ujar Madhari.

Para petani ini melakukan aksi dan tinggal di Jakarta selama satu bulan lebih. Mimin juga termasuk pengungsi  Mengaku ingin pulang dan kembali bekerja untuk membiayai anak yang saat ini masih sekolah. Namun jika Presiden tidak penuhi keinginan mereka, maka mereka akan Kembali ke Jakarta dan kembali melakukan aksinya,” papar Mimin.

Baca Juga :



Sementara itu, para pengungsi yang tinggal di RDB ini merupakan warga tiga desa di kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, yang terpaksa meninggalkan rumahnya karena paska pecahnya konflik agraria antara warga  dengan PT Pertiwi Lestari (PT.PL). (Zain,Red)

Posting Komentar

0 Komentar