HEADER Iklan tEST

Ribuan Masyarakat Muslim Karawang Turun Kejalan, Tuntut Tersangka Penista Agama Dipenjarakan

Massa berorasi tuntut penjarakan penista agama, Jum'at 14/7/2016
Radar Bharindo,Karawang  ~ Forum masyarakat Karawang (FMK) yang berasal dari berbagai elemen berunjuk rasa mendesak aparat penegak hukum setempat untuk menahan seorang pengusaha Aking Saputra yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama. (14/7/2017)

Dalam unjuk rasa yang digelar di jalan utama depan kantor Kejaksaan Negeri Karawang, Jumat, para pengunjuk rasa dari berbagai elemen yang tergabung dalam Forum Masyarakat Karawang juga melaksanakan shalat Jum'at hingga ke jalan raya.

Mulyono saat menyampaikan orasinya
Mulyono, salah seorang pengunjuk rasa mengatakan, aparat kepolisian dari Polres Karawang sudah menangani kasus penistaan agama yang melibatkan Aking Saputra. Bahkan dalam kasus tersebut, Aking sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian setempat. Tetapi pihak kepolisian dari Polres Karawang belum menahan Aking.

"Kami meminta pihak kepolisian segera menahan Aking," katanya.

Ia menyampaikan hal tersebut, karena selama ini tersangka kasus penistaan agama itu telah berupaya menghilangkan barang bukti, yakni menghapus akun media sosial miliknya yang sebelumnya digunakan menjadi alat melakukan dugaan penistaan agama.

Copy status Facebook Aking Saputra
"Dalam status di akun Facebook-nya, Aking menulis "Apakah anak zaman sekarang tahu, bahwa banyak tokoh PKI adalah pemuka agama (tentunya mayoritas dari Islam)."

"Unjuk rasa ini tuntutan utamanya ialah mendesak polisi menahan Aking Saputra. Kami butuh jawabannya," kata Mulyono.

Saat mediasi diruang rapat 1 DPRD Kabupaten Karawang
Adapun acara mediasi dengan perwakilan 15 orang dari FMK diterima oleh Kasat Intelkam, Kasi Intel Kejaksaan dan Kasi Pidum Kejaksaan negeri Kab Karawang di ruang rapat 1 DPRD kabupaten. Karawang

Dalam penanganan aksi tersebut Polres Karawang menurunkan pengamanan yang langsung dipimpin WakaPolres Karawang Kompol. Muhamad Rano SIK
Serta dihadiri Kabagops, Kapolsek Karawang, Kasat intelkam, Kbo intelkam, Kbo Reskrim dan Kbo Sabhara
Dgn kuat personel 1 ton Dalmas, 1 ton gabungan polsek, 1 ton polwan, 1 regu Patroli, 1 unit Lantas Polres Karawang, 1 unit Patroli Polres Karawang, 1 unit patroli dan lantas Polsek Kota Karawang dan 2 unit sat Intelkam dan intel Polsek

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Karawang yang diwakili Kasat Intel Polres setempat AKP Rezky Kurniawan Samsudin mengatakan, pihaknya akan menangani kasus tersebut secara profesional.

"Kami serius menangani kasus ini, sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Kami juga terbuka bagi masyarakat yang ingin menanyakan perkembangan penanganan kasus ini," kata dia.

Ia menjelaskan, sebenarnya kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang. Tetapi pihak Kejari mengembalikan berkasnya, dan perlu dilengkapi penyidik kepolisian.

Berkasnya dikembalikan karena perlu dilakukan pendalaman pemeriksaan. Sehingga selama beberapa hari ke depan pihak kepolisian kembali melakukan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk saksi ahli. (RBI 248,Red)


berbagai sumber

Posting Komentar

0 Komentar