HEADER Iklan tEST

Terkait Pencemaran Sungai Citarum, Wakil Bupati Karawang Panggil Dinas Instansi Terkait Untuk Action

Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari gelar rapat terbuka bahas
pencemaran lingkungan, Kamis (3/8)
Radar Bharindo,Karawang ~ Menindaklanjuti hasil sidak yang dilakukannya bersama dinas DLHK dan aktipis lingkungan, selasa 3 agustus lalu, Wakil Bupati Karawang H.Jimmy Ahmad Zamaksyari segera mengambil langkah dengan memanggil dinas instansi terkait guna menindaklanjuti permasalahan pencemaran sungai citarum berdasarkan hasil sidak yang dilakukan. Dengan menggelar rapat secara terbuka diruang rapat wakil bupati karawang, pada hari kamis (3/8/17)


Hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Sekretaris Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP), Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Dalam rapat terbuka yang digelar Wakil Bupati Karawang, pemerintah berencana akan melakukan tiga agenda penting untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan, diantaranya PT. Juishin Indonesia, PT. Atlasindo, dan sejumlah perusahaan yang pada sidak sungai beberapa waktu lalu kedapatan membuang limbah cair langsung ke Sungai Citarum.

"Seperti rekan-rekan ketahui, kita dalam waktu dekat akan melakukan action untuk menyelesaikan permasalahan tiga agenda terkait lingkungan yang tadi sudah kita ketahui secara bersama. Secepatnya pemerintah akan menyusun jadwal, supaya pada pekan depan kita sudah bisa action,"ungkap Kang Jimmy.

Dirinya berharap, dengan langkah yang akan ditempuh pemerintah tersebut, permasalahan seputar lingkungan yang terjadi di Kabupaten Karawang akan  secepatnya dapat terselesaikan.

"Ya seperti penambangan yang dilakukan di wilayah Selatan Karawang, pencemaran di Sungai Citarum dan sungai-sungai lain akan bisa di selesaikan. Intinya segala upaya akan kita tempuh untuk mengatasi permasalahan lingkungan di Karawang,"tandas Wakil Bupati.

Sebelumnya, pada Selasa, (1/8) lalu, Wakil Bupati bersama DLHK Kabupaten Karawang mendapati lima perusahaan kedapatan membuang limbah cair secara langsung ke Sungai Citarum. Akibat peristiwa tersebut, Sungai Citarum yang teraliri limbah menjadi tercemar dan mengakibatkan sejumlah binatang air seperti ikan dan udang mati. (Azhar,RBI248,Red)


Sumber : K12

Posting Komentar

0 Komentar