HEADER Iklan tEST

Wakil Bupati Satroni Pabrik yang Diduga Buang Limbah Cair B3 ke Sungai Citarum

H.Jimmy Ahmad Zamaksyari, saat melakukan sidak kesalahsatu perusahaan yang kedapatam membuang limbah cair diduga B3 kesungai citarum
Radar Bharindo, Karawang ~ Berdasarkan hasil sidak dan monitoring dialiran sungai Citarum beberapa hari lalu dan didapati adanya unsur kesengajaan pembuangan limbah cair diduga mengandung B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang dibuang ke sungai citarum oleh beberapa perusahaan, Wakil Bupati Karawang H.Jimmy Ahmad Zamaksyari pada hari selasa pagi (08/08/17) menyatroni beberapa perusahaan nakal yang kedapatan membuang limbah cair diduga mengandung B3 tersebut ke sungai citarum.

Baca :☞ Terkait Pencemaran Sungai Citarum, Wakil Bupati Karawang Panggil Dinas Instansi Terkait Untuk Action

Jimmy sapaan akrab Wakil Bupati Karawang menuturkan, akibat ulah dari perusahaan nakal tersebut sudah jelas banyak pihak yang merasa dirugikan, disamping habitat ekosistem biota airpun jadi musnah karena tidak ada lagi kehidupan karena terkena dampak limbah cair yang diduga mengandung B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) tersebut, belum lagi warga sekitar aliran sungai citarum yang sumber airnya terkontaminasi racun akibat resapan dari limbah diduga mengandung B3 yang dibuang sembarangan.

"Ikan banyak yang mati, limbah pabrik yang dibuang bau menyengat," ujar Jimmy.

Disampaikan Jimmy, perusahaan yang diduga membuang limbah cair mengandung B3 tanpa pengolahan netralisasi diantaranya PT Pindodeli, PT Sandang  dan PT  Fuli Tekstil, mereka diminta untuk membuat surat pernyataan yang ditujukan kepada pemerintah Kabupaten Karawang dalam hal ini Bupati, dengan isi ;

"Menyatakan untuk memperbaiki pengolahan air limbah beracun (netralisasi), inspeksi saluran air limbah dan menjaga lingkungan," katanya.

Jimmy juga menegaskan, jika perusahaan industri masih melanggar yang tertuang dalam surat pernyataan, pihaknya akan menempuh jalur hukum atas tindak kejahatan lingkungan.

"Dalam tiga hari ini kami tunggu suratnya. kalau masih membandel buang limbah beracun akan kami serahkan ke jalur hukum," tegasnya.

Sementara itu, pihak perusahaan yang disatroni Wakil Bupati berjanji dan menyanggupi permintaan pemerintah Kabupaten Karawang tersebut. Pihaknya akan melakukan evalusi terhadap pengelolaan dan  inspeksi saluran pembuangan limbah.

"Ini instropeksi bagi kami, dan kami akan melakukan evaluasi terhadap pengolahan limbah dan kami juga akan melakukan uji lab yang nantinya akan kami serahkan kepada pemerintah kabupaten," kata salah seorang pengelola perusahaan industri kertas. (KK,Red)


Sumber : Koran Karawang

Posting Komentar

0 Komentar