HEADER Iklan tEST

Dedi Mulyadi "Gagal" Nyalon Gubernur Jabar, DPP Golkar Malah Usung Ridwan Kamil

Ridwan Kamil                                                                              Dedi Mulyadi
Radar Bharindo, Karawang ~ Tersiar kabar, jika Ketua DPD I Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi “gagal” mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur di Pilgub Jawa Barat. Pasalnya, DPP Golkar sendiri telah menetapkan jika pasangan yang akan diusung Golkar pusat bukanlah Dedi Mulyadi.
Melainkan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil yang berpasangan dengan Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Daniel Mutaqien Syafiuddin.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Radar Bharindo, salah seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebutkan, berdasarkan surat DPP Golkar perihal “Pengesahan Pasangan Calon Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat” yang ditandatangani Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto dan Sekjen Idrus Marhan, DPP Golkar justru memutuskan akan mengusung Ridwan Kamil sebagai “jagoan” Golkar di Pilgub Jawa Barat.

Adapun surat DPP Golkar yang sifatnya “rahasia” yang ditunjukan kepada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat tersebut menjelaskan :

Dengan Hormat,

Berdasarkan :

1. Petunjuk Pelaksanaan DPP Partai GOLKAR Nomor : Juklak-6/DPP/GOLKAR/VI/2016 tanggal 15 Juni 2016 tentang Penetapan Pasangan Calon Gubernur, Bupati, dan Walikota dari Partai Golongan Karya.

2. Laporan dari DPD Partai GOLKAR Provinsi Jawa Barat yang disampaikan dalam Rapat Tim Pilkada Pusat pada tanggal 1 Juli 2017, 1 Agustus 2017 dan 4 September 2017 tentang proses Pilkada Provinsi dan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat.

3. Hasil Rapat Tim Pilkada Pusat Partai GOLKAR yang dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2017, 1 Agustus 2017 dan 4 September 2017 yang dihadiri unsur Pimpinan DPD Partai GOLKAR Provinsi Jawa Barat.

Dewan Pimpinan Pusat Partai GOLKAR menetapkan dan mengesahkan :

Sdr. H. MOCHAMAD RIDWAN KAMIL , S.T, M.U.D sebagai calon Kepala Daerah berpasangan dengan Sdr. H. DANIEL MUTAQIEN SYAFIUDDIN S.T sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat yang diusung Partai GOLKAR dalam Pilkada serentak Putaran ke-3 Tahun 2018.

Diintruksikan kepada Saudara Ketua DPD Partai GOLKAR Provinsi Jawa Barat untuk :

1. Menindanlanjuti keputusan tersebut diatas sesuai dengan ketentuan organisasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Mendaftarkan pasangan calon yang sudah ditetapkan ke Komisi Pemilihan Umum Kepala Daerah setempat sesuai jadwal yang ditetapkan.

3. Keputusan ini bersifat final dan mengikat bagi seluruh jajaran Pengurus/Fungsionaris/Kader/ dan Anggota Partai GOLKAR.

4. Segala tindakan yang bertentangan dengan hasil keputusan ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan  organisasi yang berlaku.

Demikian disampaikan untuk dilaksanakan dan atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.

Seperti itulah bunyi Surat DPP Golkar yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen DPP Golkar yag didapatkan Radar Bharindo, pada Jumat pagi (22/9).
Namun anehnya, Surat DPP Partai Golkar yang didapatkan Radar Bharindo melalui pesan Whatsapp (WA) tersebut baru ditandatangani oleh Ketua Tim Pilkada Pusat. Sementara Ketua Korbid PP Indonesia I dan Ketua Bidang PP Jawa I belum menandatangani surat tersebut.

Menyikapi surat ini, narasumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini menjelaskan, jika putusan final dalam bentuk “deklarasi” pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang akan diusung Partai Golkar memang baru akan digelar pada 5 Oktober 2017.
Bahkan narasumber juga menyebutlan, jika “konsensus” atas keputusan DPP Partai Golkar ini adalah akan mengusung Istri Dedi Mulyadi, yaitu Anne Ratna Mustika sebagai calon Bupati Purwakarta periode berikutnya.

“DPP Golkar memutuskan untuk mengusung Ridwan Kamil sebagai pengamanan suara di wilayah Parahiyangan. Sementara Calon Wakilnya Daniel sebagai bentuk pengamanan suara di wilayah Pantura. Mungkin logika matematika perhitungan suara politiknya seperti ini,” kata narasumber.

“Pengusungan Daniel sendiri direkomendasikan oleh Pengurus Pusat AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar). Karena memang di AMPG pusat, Daniel itu sebagai Wakil Ketua AMPG.
Saya juga belum tahu pasti mengenai keputusan lewat surat pemberitahuan oleh DPP Golkar ini. Karena sekali lagi nanti deklarasi pasangan calonnya digelar 5 Oktober 2017,” pungkas narasumber. (Adk,RBI 248)

Posting Komentar

0 Komentar