HEADER Iklan tEST

Ribuan Mengungsi Karena Potensi Letusan Gunung Agung Meningkat

Polisi meminta warga untuk segera mengungsi setelah terjadinya peningkatan aktifitas Gunung Agung di Desa Temukus yaitu desa yang berjarak sekitar tiga kilometer dari puncak gunung itu di Karangasem, Bali, Kamis (21/9).
Radar Bharindo, Karangasem Bali ~ Jumlah pengungsi Gunung Agung terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbaharui data yang menyebutkan 34.931 jiwa pengungsi tersebar di 238 titik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho merinci data pengungsi. Sebanyak 328 jiwa tersebar di tiga titik Kabupaten Badung. Kedua, 2.883 jiwa tersebar di 23 titik di Bangli. Ketiga, 4.649 jiwa menyebar di 13 titik di Buleleng.

Keempat, 297 jiwa di lima titik Kota Denpasar. Kelima, 161 jiwa di 12 titik di Gianyar. Keenam, 15.129 jiwa di 81 titik di Karangasem. Terakhir, 11.484 jiwa berada di 101 titik di Klungkung.

"Titik pengungsian yang banyak ini menyebabkan kendala dalam distribusi bantuan logistik," kata Sutopo, Ahad (24/9).

Sutopo memperkirakan jumlah pengungsi masih terus bertambah, bahkan sebagian ada yang mengungsi keluar Pulau Bali. Gubernur Bali juga menginstruksikan pengungsi dalam jumlah kecil, kurang dari 200 jiwa untuk bergabung ke titik-titik pengungsian yang sudah ditetapkan pemerintah.

BNPB juga menyerahkan bantuan sebesar satu miliar rupiah untuk operasional dan aktivasi posko-posko kepada Pemerintah Daerah Karangasem. Bantuan awal untuk operasional ini masih akan didukung dana siap pakai berikutnya untuk penanganan darurat setelah Bupati Karangasem menetapkan kondisi darurat bencana selama 14 hari, mulai 18 September 2017 hingga 1 Oktober 2017.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Cokorda Ngurah Pemayun pemerintah provinsi dan daerah juga menyiapkan dana bencana maksimal lima miliar rupiah. Dana ini untuk membantu kebutuhan pengungsi di posko-posko yang telah disiapkan.

"Semua kebutuhan logistik untuk pengungsi kini seluruhnya dipusakan di Tanah Ampo, Karangasem," katanya.

Jumlah pengungsi di Karangasem menurut data adalah yang terbanyak, mencapai 15.129 jiwa per Ahad ini. Pencairan dana yang akan dilakukan mulai awal pekan ini dibutuhkan karena penanganan pengungsi adalah prioritas. Dana akan digunakan untuk keperluan bantuan tanggap bencana, seperti beras dan keperluan pengungsi lain di lapangan.
(Red)


Sumber : TVPOLRINEWS.com

Posting Komentar

0 Komentar