Dirut PDAM Hajar Security Hingga Terjatuh, Bupati Intruksikan Dewas PDAM Klarifikasi Dirut Yogi Langsung

Inzet Dirut Perusahaan daerah air Minum (PDAM) Kab. Karawang  Yogi Patriana Alsyah. (Photo Adk,RBI)
“Koswara terjatuh setelah bagian telinga bawahnya dipukul Yogie. Beberapa karyawan dan security PDAM yang melihat kejadian ini langsung melarikan Koswara ke RS Delima Asih-Johar.”
Radar Bharindo, Karawang ~ Pasca ramai diperbincangkan oleh publik Karawang, akhirnya Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana mengintruksikan Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Tarum Karawang untuk melakukan klarifikasi langsung kepada Direktur Utama, Yogi Patriana Alsyah, atas kejadian pemukulan yang dilakukan Dirut kepada security PDAM bernama Koswara pada Sabtu (7/10).

Nana Kustara, Sekretaris Dewas PDAM Tirta Tarum Karawang
Sekretaris Dewas PDAM Tirta Tarum Karawang, Nana Kustara mengatakan, sudah dua kali pegawai dan security PDAM mendatangi Dewan Pengawas atas kejadian pemukulan ini. Bahkan dikatakan Nana, Teh Celli (Bupati Karawang, red) sendiri memerintahkan Dewan Pengawas untuk melakukan klarifikasi secara langsung kepada Dirut Yogie dan korbannya Koswara.

“Hari ini saja ada sekitar 20 pegawai dan securitry yang menghadap Dewas lagi. Secara resmi sih kejadian ini belum kita laporkan kepada Bupati. Tetapi secara lisan Bupati sudah mengetahui persoalan ini dan memerintahkan Dewas untuk melakukan klarifikasi kepada Yogie dan security yang bersangkutan secara langsung,” tutur Nana Kustara, kepada Radar Bharindo, Selasa (10/10).

Namun persoalannya, sambung Nana, sampai hari ini Dirut Yogie dan security Koswara masih belum bisa dihubungi dan belum diketahui dimana keberadaannya. Sehingga dalam waktu satu atau dua hari ke depan, Dewas PDAM akan tetap berusaha menghubungi keduanya sesuai intruksi Bupati untuk segera melakukan klarifikasi.

“Kalau berdasarkan keterangan beberapa pegawai dan security PDAM, sudah bisa dipastikan bahwa kejadian pemukulan tersebut benar adanya. Cuma kita kan tetap harus melakukan klarifikasi secara langsung kepada yang bersangkutan. Dalam waktu satu atau dua hari ke depan, kita akan terus berusaha menghubungi yang bersangkutan,” katanya.

Atas kejadian ini, sambung Nana, Dewas sendiri tidak bisa mengambil keputusan soal sanksi apa yang akan diberikan kepada Dirut Yogie. Karena menurutnya, hal tersebut merupakan hak prerogatif Bupati Karawang dalam mengambil langkah apa yang akan dilakukan.

“Kita sih hanya berkewajiban untuk mencari kebenaran informasi saja, kemudian melaporkannya kepada Bupati. Soal sanksi mah, itu hak prerogatif bupati. Setelah ada klartifikasi dari yang bersangkutan, kita Dewas akan coba melakukan evaluasi. Selanjutnya melaporkan ke Bupati untuk diambil keputusan atas kejadian ini,” tandas Nana.

Untuk diketahui, pada Sabtu (7/10) sekitar pukul 09.00 WIB, telah terjadi pemukulan terhadap security PDAM bernama Koswara yang dilakukan oleh Dirut PDAM Yogie. Kejadian ini bermula saat Yogie datang ke kantornya di Jalan Surotokunto Karawang Barat.

Saat berada di gerbang kantor PDAM, Yogie dikabarkan marah besar karena alasan pintu gerbang masih dalam kondisi tertutup. Kemudian salah seorang security PDAM bernama A. Gunawan membukakan pintu gerbang. Saat bersamaan, salah seorang karyawan PDAM bernama Ringgo ikut masuk.

Berdasarkan keterangan salah seorang saksi yang bercerita kepada Dewan Pengawas, saat itu Yogie yang terlihat marah besar turun dari mobilnya dan kembali melontarkan kalimat tak pantas.

Tak lama kemudian, tiba-tiba saja Yogie melayangkan bogem mentahnya kepada salah seorang security bernama Koswara yang kebetulan sedang berada di dekatnya.
Kemudian, Koswara terjatuh setelah bagian telinga bawahnya dipukul Yogie. Beberapa karyawan dan security PDAM yang melihat kejadian ini langsung melarikan Koswara ke RS Delima Asih-Johar.


Sampai berita ini masuk meja redaksi, belum ada keterangan resmi dari pelaku pemukulan Yogie atas alasan ataupun motif terjadinya pemukulan ini. Bahkan korban Koswara pun masih sulit dihubungi Dewas PDAM. Namun tersiar kabar, pasca kejadian ini korban Koswara langsung dibawa oleh salah seorang sopir Yogie ke luar Kota Karawang. (Adk, RBI 248)

Referensi Berita :




Posting Komentar

0 Komentar