HEADER Iklan tEST

Polisi Terus Dalami Kasus “Penipuan Perizinan” DPMPTSP Karawang

Ilustrasi (RBI)
Radar Bharindo,Karawang ~ Meskipun sudah berhasil membekuk pelaku yang merupakan oknum PNS Karawang, Endang Budiana (EB) sebagai tersangka penipuan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang pada 23 September 2017 lalu, namun pihak Polres Karawang mengaku terus mendalami kasus penipuannya.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng, melalui Kanit Kriminal Umum (Krimum), Ipda Wasikin mengatakan, tersangka penipuan EB merupakan oknum PNS yang bekerja sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial di Kecamatan Ciampel.

Dijelaskan Ipda Wasikin, tersangka merupakan mantan pejabat di lingkungan DPMPTSP Karawang yang dulunya bernama BPMPT Karawang. Dan tersangka melakukan penipuan proses perizinan pembangunan pabrik baru di Karawang International Industrial City (KIIC), Telukjambe Barat-Karawang, dengan meminta uang sejumlah Rp 2,5 miliar kepada pengusaha yang sedang mengurus perizinan pabriknya.

Kembali dijelaskan Ipda Wasikin, kasus penipuan perizinan ini sebenarnya sudah berlangsung lama. Karena pihak korban mengurus perizinan pabrik pada 2012 lalu, kemudian dokumen perizinan baru keluar pada 2016.

Namun setelah dokumen perizinan diterima korban, sambung Ipda Wasikin, ternyata dokumen perizinan tersebut bodong alias palsu. Yaitu dimana tersangka telah terbukti memalsukan dokumen perizinan DPMPTSP Karawang.

“Setelah dokumen perizinan diketahui palsu, kemudian korban melalui pengacaranya membuat Laporan Polisi (LP) pada 8 Juni 2017. Dan setelah melalui penyelidikan kasusnya, kita langsung menangkap tersangka EB di kediamannya di Grand Taruma pada 23 Sepetember 2017 kemarin,” paparnya.

Baca Juga :
Soal : OTT DPMPTSP, DBHCT dan Proyek Pemda II, Ini Penjelasan dari Kajari Sukardi !!!
Heboh !!!, Oknum Pegawai DPMPTSP Kab.Karawang Terjaring OTT Team Saber Pungli

Disinggung mengenai apakah ada kemungkinan tersangka lain, Ipda Wasikin menuturkan, jika sampai saat ini pihaknya baru menentukan satu tersangka EB. Namun pihaknya mengaku terus mendalami kasus penipuan perizinan ini. “Untuk sementara tersangkanya masih sendiri (satu). Karena dia merupakan mantan pejabat BPMPT Karawang ,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka EB dijerat pasal 378/372 KUHPidana, yaitu dengan ancaman 4 tahun penjara. Kembali saat disinggung awak media terkait dugaan “kasus pemalsuan dokumen perizinannya”, Ipda Wasikin mengaku jika pihak kepolisian hanya menerapkan pasal penipuan.


“Pasal yang diterapkan terhadap tersangka ya pasal penipuan. Untuk pemalsuan dokumen, ya itu sudah masuk pasal penipuan,” pungkas Ipda Asikin. (Adk,RBI 248)

Posting Komentar

0 Komentar