HEADER Iklan tEST

Sidang Lanjutan Tersangka Penista Agama “AS” Ditunda Rabu Depan

Suasana sidang lanjutan dengan terdakwa penista agama Aking Saputra di Pengadilan Negeri Karawang pada Rabu (11/10).(Photo : Adk)
“Koordinator Forum Masyarakat Karawang (FMK), Mukron mengatakan, pihaknya berharap hakim tidak memberikan penangguhan kepada terdakwa. Sebab jika hal itu terjadi, maka pihaknya akan menggelar aksi dengan mengerahkan banyak massa.”
Radar Bharindo,Karawang ~ Dengan alasan pengacara terdakwa, yaitu Adek Junjunan Syiar batal membacakan eksepsi atas permintaan terdakwa, akhirnya sidang lanjutan perkara penistaan agama, Aking Saputra yang digelar di Pengadilan Negeri Karawang, pada Rabu (11/10) ditunda sampai Rabu depan.

Hakim Ketua Surachmat mengagendakan sidang berikutnya dengan pertimbangan asas peradilan yang cepat, tepat dan biaya ringan. Hakim ketua meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan para saksi yang akan mengikuti sidang minggu depan.

Kedua jaksa penuntut menyebutkan bakal menghadirkan sedikitnya 19 saksi untuk memberikan keterangan dan kesaksian dalam sidang berikutnya.


Usai sidang, Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Karawang, Prio Sayogo mengatakan, semua saksi itu sudah masuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Yaitu dimana para saksi diambil dari berbagai kalangan. "Saksi yang dihadirkan untuk memperkuat dakwaan," tutur Prio. 

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Forum Masyarakat Karawang (FMK), Mukron mengatakan, pihaknya berharap hakim tidak memberikan penangguhan kepada terdakwa. Sebab jika hal itu terjadi, maka pihaknya akan menggelar aksi dengan mengerahkan banyak massa.

Untuk diketahui, eksepsi adalah keberatan yang diajukan terdakwa dan atau penasehat hukumnya terhadap syarat hukum formil, belum memasuki pemeriksaan hukum materil. 

Pengajuan eksepsi diberikan kepada terdakwa setelah Jaksa Penuntut Umum selesai membacakan surat dakwaan.
Majelis hakim akan menanyakan dan memberi kesempatan kepada terdakwa atau penasehat hukum, terkait apakah terdakwa akan menanggapi atau keberatan terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum ataukah dalam bentuk eksepsi.

Jika terdakwa atau penasehat hukumnya tidak mengajukan keberatan atau tanggapan terhadap surat dakwaaan, maka persidangan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi
(Adk,RBI 248)

Posting Komentar

0 Komentar