HEADER Iklan tEST

Soal Beredarnya Rekaman Suara "Proyek Jalupang Urusan Teteh", Ini Kata Pengacara Askun

Beberapa anggota LPBINU Karawang sedang melakukan proses investigasi di beberapa pengerjaan proyek Penataan TPAS Jalupang II
Seharusnya kalau ada media atau Ormas atau LSM yang melakukan konfirmasi terkait proyek Jalupang II, kalau memang tidak tahu ya sudah bilang saja tidak tahu. Jangan mengeluarkan pernyataan sembarangan yang terkesan menyudutkan Kepala Dinas dan Bupati seperti itu
Radar Bharindo, Karawang ~ Menyikapi beredarnya rekaman suara yang diduga kuat dari salah seorang pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang yang menyebut nama "Kadis dan Teteh" dalam pengaturan proyek Penataan TPAS Jalupang II senilai Rp 3,9 miliar, pengacara ternama Karawang Asep Agustian SH MH memiliki pendapatnya sendiri.


Menurut pengacara kondang yang lebih akrab disapa Askun ini, seharusnya pejabat DLHK Karawang bersangkutan tidak sembarangan dalam mengeluarkan pernyataan yang terkesan menyudutkan Kepala DLHK Karawang dan Bupati Karawang tersebut. Terlebih ditegaskan Askun, pernyataan yang direkam tersebut belum pasti akan kebenarannya.

"Seharusnya kalau ada media atau Ormas atau LSM yang melakukan konfirmasi terkait proyek Jalupang II, kalau memang tidak tahu ya sudah bilang saja tidak tahu. Jangan mengeluarkan pernyataan sembarangan yang terkesan menyudutkan Kepala Dinas dan Bupati seperti itu," tutur Askun, kepada Radar Bharindo, Minggu (8/10).

Ditegaskan Askun, kalaupun publik Karawang melalui media mencurigai adanya dugaan permainan (pengaturan) dalam lelang proyek LPSE Penataan TPAS Jalupang II, seharusnya panitia lelang langsung melakukan klarifikasi dalam memberikan penjelasan ke publik. Karena menurut Askun, hampir setiap hari isu dugaan permainan LPSE proyek ini jadi bahan pembicaraan publik Karawang di media sosial (medsos).


"Saya baca di medsos Facebook hampir setiap hari pembahasannya itu-itu saja, Jalupang lagi Jalupang lagi. Yang satu nuduh si ini, yang satunya lagi nuduh si itu. Jadi sebenarnya siapa yang bermain?. Bahkan sekarang sampai beredar rekaman suara pejabat LH yang terkesan menyudutkan Kepala Dinas dan Bupati. Sementara panitia lelang LPSE-nya cuek-cuek saja," sindir Askun.

Oleh karenanya, sambung Askun, ia meminta kepada panitia lelang LPSE proyek Penataan TPAS Jalupang II untuk segera memberikan penjelasan ke publik terkait isu dugaan permainan lelang yang dimenangkan salah seorang pengusaha ternama Karawang berinisial "S" tersebut.

"Kalau tidak ada permainan lelang proyek, maka panitia lelang LPSE harus bisa menjelaskan proses lelang sebenarnya ke publik.
Bukan hanya itu, salah seorang pejabat DLHK Karawang yang menyebut nama Kadis dan Teteh juga harus bisa menjelaskan apa maksud dari pernyataannya tersebut. Jangan sampai proyek Jalupang II ini setiap hari jadi bahan bully dan fitnah di medsos," timpal Askun.

Berdasarkan pantauan Radar Bharindo, inilah beberapa isu dugaan permainan lelang LPSE proyek Penataan TPAS Jalupang II yang sedang dibicarakan publik Karawang melalui media sosial facebook :

LPSE Penataan TPAS Jalupang
Pengumuman Pemilihan dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2017 dengan Nomor 602.1/01-LH/POKJA2-PK/2017. Penjelasan Pekerjaan (Aanwizjing) dilaksanakan pada tanggal 11 September 2017 dengan Berita Acara Nomor 602.21/15.59/Pan-BAP/POKJA2-PK/2017. Pemasukan Dokumen Penawaran dilaksanakan antara tanggal 14-20 September 2017, sedangkan Evalusi Penawaran dilaksanakan antara tanggal 15-25 September 2017.

Pembukaan Dokumen Penarawan dan Evaluasi Dokumen Kualifikasi yang rencananya akan dilaksanakan antara tanggal 20 September 2017 hingga tanggal 25 September 2017 dipercepat (telah selesai lebih cepat). Berdasarkan Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) Nomor 602.21/15.59/Pan-HP/POKJA2-PK/2017, tanggal 19 September 2017, pembukaan penawaran dari 30 (tiga puluh) penyedia jasa yang mendaftar, diketahui ada 2 (dua) penyedia jasa yang menyampaikan dokumen kualifikasi, yaitu PT Manggala Jaya Utama dan CV R&D.

Tetapi hanya PT. Manggala Jaya Utama yang menyampaikan dokumen penawaran, yaitu sebesar Rp 3.995.514.000. Pada fase Evaluasi Penawaran yang terdiri dari Koreksi Aritmatik, Evaluasi Administrasi, Evaluasi Teknis, dan Evaluasi Harga, PT. Manggala Jaya Utama dengan Harga Penawaran dan Harga Penawaran setelah Koreksi Aritmatik sebesar Rp 3.995.514.000. Persentase Terhadap Nilai HPS 95,393% dianggap memenuhi syarat dan berada di Peringkat 1.

Evaluasi Kualifikasi dan Pembuktian Data Kualifikasi dilakukan terhadap Penyedia Jasa yang telah memenuhi syarat sebagai calon pemenang pelelangan. Berdasarkan Berita Acara Pembuktian Data Kualifikasi, Nomor 602.21/15.59/Pan-PDK/POKJA2-PK/2017, tanggal 19 September 2017, PT Manggala Jaya Utama dianggap telah Memenuhi Syarat.


Berdasarkan evaluasi akhir, PT. Manggala Jaya Utama, yang beralamat di Jalan Raya Anggadita Nomor 8, Dusun Sukamulya RT 020 RW 006, Anggadita Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, NPWP Nomor 31.689.989.7433.000, Harga Penawaran Hasil Negosiasi = Rp 3.995.514.000, disimpulkan sebagai Pemenang pelelangan.

Upload Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) dan Penetapan Pemenang yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 22-25 September 2017 dipercepat (telah selesai lebih cepat), karena penetapan pemenang telah dilaksanakan pada tanggal 19 September 2017.

Pada fase pengumuman Pemenang yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 26 September 2017, dan fase Masa Sanggah yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 September 2017 sampai dengan tanggal 29 September 2017. PT.

Manggala Jaya Utama sebagai satu-satunya peserta pelelangan yang menyampaikan dokumen penawaran dan telah ditetapkan sebagai pemenang pada tanggal 19 September 2017, dipastikan tidak mendapatkan sanggahan dari peserta lain. Surat Penunjukan penyedia Barang yang rencananya akan ditandatangani pada tanggal 2 Oktober 2017 dipastikan akan ditujukan kepada PT. Manggala Jaya Utama.

Demikian tulis salah seorang pemerhati pemerintahan Karawang melalui akun medsos facebook dengan nama Benk Stallone pada 4 Oktober 2017. Yaitu dimana status facebook ini mendapat 100 like dan 194 komentar dari pada netizen. (Adk,RBI 248)

Posting Komentar

0 Komentar