HEADER Iklan tEST

Bupati Kutai Jadi Tersangka Suap Perizinan Bersama 2 Orang Lainnya

Bupati Kukar Rita Widyasari (Foto: Facebook Rita Widyasari)
Radar Bharindo,Jakarta ~ KPK menyandangkan status tersangka dugaan suap terhadap Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari. Namun selain Rita, KPK juga menetapkan 2 tersangka lainnya, Dirut PT SGP berinisial HS dan Komisaris PT PT Media Bangun Bersama bernama Khairudin.

Komisioner KPK Basaria Panjaitan mengatakan, ketiga tersangka ini diduga terlibat kasus dugaan suap pemberian izin perkebunan kelapa sawit untuk PT SGP. Perkebunan tersebut terletak di Desa Kupang Baru, Kutai Kartanegara.

"Suap Juli-Agustus 2010, diindikasikan memuluskan pemberian izin lokasi kepada PT SGP," kata Basaria saat jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/9).

Dalam kasus ini, KPK menemukan indikasi suap kepada Rita dilakukan oleh tersangka HS yang merupakan Dirut PT SGP. Basaria menyebut, HS memberikan uang Rp 6 miliar kepada Rita.

Sementara, untuk tersangka KHR, KPK menemukan indikasi bahwa ia bersama Rita menerima gratifikasi sejumlah proyek. Jumlah sementara yang dicatat KPK gratifikasi itu senilai Rp 6,79 miliar.

"RIW (Rita) dan KHR bersama-sama menerima gratifikasi berkaitan jabatan uang sebesar 775 ribu dolar AS (RP 6,97 miliar) terkait sejumlah proyek selama jabatan tersangka," ungkap Basaria.

Dalam perkara ini, KPK menjerat Rita sebagai penerima suap dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU 31/1999 perubahan UU 20/2001. Kemudian pemberi suap, HS dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU 31/1999 perubahan UU 20/2001.

Sementara untuk kasus gratifikasi, Rita dan Khairudin disangkakan melanggar Pasal 12 B UU 31/1999 perubahan UU 20/2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (Kum,Red)


Sumber : Kumparan.com

Posting Komentar

0 Komentar