HEADER Iklan tEST

KPK Sebut Boediono yang Minta Diperiksa Terkait Kasus BLBI

Mantan Menteri Keuangan, Boediono tiba di KPK (Foto: Helmi)
Radar Bharindo,Jakarta  ~ KPK melakukan pemeriksaan terhadap Budiono, mantan Menteri Keuangan di era Presiden Megawati Soekarno Putri yang juga terkait dengan kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI).

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan kedatangan Boediono tersebut murni atas inisiatif dan keinginannya sendiri.

"Betul beliau hadir, tidak ada di jadwal pemeriksaan hari ini, tapi beliau datang lebih awal atas inisiatif sendiri. Karena di jadwal pemanggilan beliau berhalangan," ujar Laode saat dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), Kamis (28/12).


Sayangnya, Laode enggan membeberkan lebih jauh terkait materi pemeriksaan terhadap Boediono. Ia hanya memastikan Boediono dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka kasus BLBI, Syafruddin Arsyad Tumenggung.

"Pemeriksaan beliau berhubungan dengan kasus Pak SAT soal BLBI," kata Laode.

Sebelumnya, pada Kamis (21/12), penyidik KPK resmi melakukan penahan terhadap mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Tumenggung. Ia ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI.

Baca :➢Kasus BLBI ; KPK Tahan Mantan Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Tumenggung


Sebelum masuk mobil tahanan, Syafruddin pun sempat mengomentari soal kasus yang membelitnya tersebut. Ia mengklaim bahwa yang dilakukannya selaku Kepala BPPN saat itu sudah sesuai dengan aturan. Ia menolak mengatakan bahwa yang dilakukannya itu merupakan bentuk korupsi.

"Apa yang saya kerjakan di BPPN itu sudah sesuai aturan semua. sudah sesuai dan sudah diaudit BPK dan semua sudah dikerjakan dengan sebaik-baiknya," ujar Syafruddin di gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/12). (Kum,Red)


Sumber :Kumparan.com 

Posting Komentar

0 Komentar