HEADER Iklan tEST

Terekam CCTV, Geng Motor Jarah Toko Pakaian

Depok Awalnya, sejumlah pemuda yang berboncengan sepeda motor berhenti di depan toko baju. Tak lama, secara beramai-ramai mereka mendatangi toko baju dan langsung menjarah baju serta pakaian di toko itu (You)
Terjadi penjarahan di kawasan Depok 2 Tengah, tepat lokasinya di jalan cakalele 3 Toko baju 24 jam, kejadian Hari minggu 24 December 2017 pukul 04.42 pagi Hari. Di jarah oleh kawanan motor berkisar 20 motor, 1 motor 3 orang usia muda. Pria Dan wanita
Radar Bharindo,Bekasi ~ Puluhan orang datang berboncengan dengan belasan sepeda motor, melakukan aksi penjarahan ke sebuah toko baju yang buka 24 jam, di Jalan Cakalele, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (24/12/2017) dinihari sekira pukul 04.45.

Rekaman CCTV Detik-detik Penjarahan Geng Motor

Mereka langsung menjarah atau mengambil puluhan baju serta pakaian, yang terpajang di bagian depan dan di dalam toko.
Dalam waktu singkat ratusan pakaian di toko tersebut berhasil digasak puluhan pemuda tersebut.

Sugaryo (52) warga sekitar menuturkan saat kejadian dirinya baru saja usai menunaikan ibadah sholat subuh di masjid tak jauh dari lokasi kejadian.

"Awalnya, sejumlah pemuda yang berboncengan sepeda motor berhenti di depan toko baju. Tak lama, secara beramai-ramai mereka mendatangi toko baju dan langsung menjarah baju serta pakaian di toko itu," kata Sugaryo, Minggu (24/12/2017).

Menurutnya saat penjarahan terjadi, beberapa pemuda tetap bersiaga diatas sepeda motor.

"Usai menjarah, pelaku yang sebagian besar pria dan berusia remaja, serta beberapa lainnya remaja perempuan, langsung kabur dengan sepeda motor yang sudah siaga," kata Sugaryo.

Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Sutrisno membenarkan peristiwa penjarahan di toko baju di Depok tersebut.

"Ya benar, terjadi peristiwa itu dinihari tadi. Petugas dan kapolsek sudah cek TKP. Kami masih lakukan pendalaman dan coba mintai keterangan saksi," kata Sutrisno.

Sampai kini, kata Sutrisno, pihaknya belum dapat memastikan atau memperkirakan jumlah pelaku penjarahan, serta apakah ada motif lain para pelaku, selain ingin menguasai barang.

"Masih kami selidiki dan dalami lebih jauh peristiwa ini, untuk mengungkap pelaku," kata Sutrisno.

Selain itu, kata Sutrisno, pihaknya juga tengah memeriksa rekaman CCTV toko yang merekam peristiwa penjarahan tersebut. (Tri,Red)


Sumber : TribunNews.com

Posting Komentar

0 Komentar