HEADER Iklan tEST

KLH, Limbah Rumah Sakit Harus Dimusnahkan

Ilustrasi, Limbah Rumah Sakit. (Net)
Radar Bharindo, ~ Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan volume limbah medis yang berasal dari 2.813 rumah sakit di Indonesia mencapai 242 ton per hari.

“Dari jumlah tersebut rata-rata tumpukan limbah 87 kilogram per hari, artinya limbah yang belum dikelola masih cukup besar,” kata Direktur Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3 KLHK, Sinta Saptarina Soemiarno di Padang, Rabu, 11 Juli 2018.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam bimbingan teknis pengelolaan limbah B3 dari fasilitas layanan kesehatan yang digelar di Kota Padang.

Menurut Sinta, banyaknya limbah yang tidak terkelola salah satunya disebabkan oleh jasa pengelolaan limbah rumah sakit yang tidak banyak, dan juga terdapat jasa pemusnahan limbah yang ditutup akibat tidak bekerja sesuai prosedur.

Sinta menuturkan, Pemusnahan limbah medis tidak bisa sembarangan seperti membakar sampah biasa. Ketika pemusnahan suhu yang dibutuhkan mencapai 1.600 hingga 2.000 derajat celsisus.

Oleh sebab itu KLHK mengupayakan pemusnahan limbah medis tersebut dengan bekerjasama dan menunjuk empat perusahaan semen sebagai pihak ketiga untuk memusnahkan limbah medis, salah satunya adalah PT Semen Padang.

“Jadi rumah sakit yang ada di Sumatera Barat maupun daerah lain yang strategis, bisa berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan Semen Padang untuk memusnahkan limbah medisnya,” kata Sinta.

Sejak bekerjasama dengan beberapa perusahaan semen tersebut, limbah medis yang sudah dimusnahkan yakni 152,89 ton. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar