HEADER Iklan tEST

KAPOLRES KEDIRI DIPERIKSA INTENSIF, DIDUGA TERLIBAT PUNGLI

Kapolres Kediri Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Hermawan (Net)
Radar Bharindo, ~ Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Brigadir Jenderal Listiyo Sigit Prabowo membenarkan, Kapolres Kediri Ajun Komisaris Besar Polisi Er.H diperiksa diduga terlibat kegiatan pungutan liar atau pungli di Satpas Polres Kediri.

Ia mengatakan, AKBP Er.H diperiksa sejak Sabtu (18/8) akhir pekan lalu. Hingga kini, Erick masih diperiksa intensif tim Saber Pungli Mabes Polri.


“Iya benar terbukti, Kapolres AKBP Er.H diproses pelanggaran profesi dan etik,” kata Listyo dihubungi, Selasa (21/8/2018).

Brijenpol Listyo menambahkan, pemeriksaan masih berlangsung di Polres Kediri terhadap AKBP Er.H, sehingga jabatan Er.H sebagai Kapolres digantikan sementara waktu.


“Saat ini akan kami proses lanjut untuk pelanggaran profesi, kami usulkan posisinya untuk di evaluasi,” ujar Brigjenpol Listyo.

Ia memastikan, kalau AKBP Er.H  benar melakukan pungli bersama sejumlah pejabat Polres Kediri, akan diberhentikan sebagai anggota Polri secara tidak terhormat.

Untuk diketahui, pungli dilakukan terhadap pemohon surat ijin mengemudi (SIM) di Satpas SIM Polres Kediri.

Saat itu, tim menemukan adanya kegiatan penarikan biaya di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) oleh sejumlah calo berinisial HA, AX, BD, DW dan YD.

Biaya penarikan tersebut bervariatif, mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 650 ribu, tergantung dari jenis SIM. Uniknya, para calo ini dikoordinasikan oleh anggota Satpas SIM Polres Kediri.


Setiap pekan, Kapolres Kediri Kapolres AKBP Er.H  diinformasikan menerima Rp 40 juta sampai Rp 50 juta dari hasil pungli tersebut.

Kemudian untuk Kasat Lantas Polres Kediri Ajun Komisaris Polisi Fa sekitar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per pekan. Sedangkan Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi (Regiden) Inspektur Satu Bgs mendapat Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. (RB)



SUMBER :NTMCPOLRI

Posting Komentar

0 Komentar