HEADER Iklan tEST

Prihatin !!!, Hampir Semua Anggota DPRD Terseret Korupsi

Wali Kota Malang Terpilih yang juga Plt Wali Kota Malang Sutiaji usai Diperiksa KPK
Radar Bharindo ~ Wali Kota Malang terpilih, Sutiaji, merasa gelisah dengan kasus korupsi yang menjerat hampir semua anggota DPRD Kota Malang, Jawa Timur.
Sutiaji yang kini menjabat sebagai Plt Wali Kota Malang menyampaikan kegelisahannya itu kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sela pemeriksaan dirinya di Aula Bhayangkari Mapolres Kota Malang, Jumat (31/8/2018).


  • "Saya menyinggung gini di luar pemeriksaan, ini nanti gimana kalau sudah nggak ada DPRD-nya. Ke depan ini dilantik, terus saya nyambut gaene model koyok opo (saya kerjanya kayak apa). 


APBD-nya 2018, berarti banyak hal yang perlu kami pikirkan," kata Sutiaji usai pemeriksaan.

Penyidik KPK menanggapi kegelisahan Sutiaji itu dan meminta untuk berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri).
"Ya ada saran, koordinasi sama Kemendagri," kata dia. 

Sutiaji mengaku, ia diperiksa terkait kasus 22 anggota DPRD Kota Malang. Sutiaji tidak memastikan apakah 22 anggota dewan itu sudah menjadi tersangka. Sebelumnya, sebanyak 19 anggota DPRD Kota Malang, termasuk Moch Arief Wicaksono, sebagai pimpinan dewan sudah ditahan terkait kasus suap P-APBD Kota Malang tahun anggaran 2015. 

Mereka juga ditahan terkait kasus korupsi fee satu persen dan suap 'uang sampah'. Mantan Wali Kota Malang, M Anton dan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pengawasan Bangunan (PU-PPB) Kota Malang Jarot Edy Sulistyono turut ditahan karena terlibat kasus tersebut. 

Dengan demikian, akan ada 41 dari total 45 anggota DPRD Kota Malang yang berpotensi terseret dalam kasus itu.
Selain memeriksa Sutiaji, pada kesempatan yang sama penyidik KPK juga memeriksa 14 orang lainnya yang terdiri dari pejabat eksekutif dan legislatif Kota Malang. (red)

Baca juga: 
~.Plt Wali Kota Malang Diperiksa KPK untuk Kasus Korupsi 22 Anggota DPRD
~.KPK Periksa Dana Kampanye Wali Kota Malang Terpilih


Sumber : Kompas.com

Posting Komentar

0 Komentar