HEADER Iklan tEST

Begal Karawang di Dor Kakinya di Purwakarta


Komplotan asal Desa Duren, Kecamatan Klari, Karawang ini, telah merampok korban Nikolas Pramudian (16 tahun) yang juga warga Karawang

Satu dari tiga pelaku begal yang berhasil dilumpuhkan Polisi Purwakarta, 27/02 (Ist)
Radar Bharindo, Purwakarta ~ Satu dari empat orang komplotan begal asal Karawang dilumpuhkan oleh timah panas polisi saat  melancarkan aksinya merampok pengendara sepeda motor di Jl Raya Cikopak, Sadang, Purwakarta.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian, mengatakan, komplotan ini melakukan aksinya pada Kamis dini hari. Komplotan asal Desa Duren, Kecamatan Klari, Karawang ini, telah merampok korban Nikolas Pramudian (16 tahun) yang juga warga Karawang. Korban, dibegal saat melintasi Jl Raya Cikopak, Sadang, Purwakarta dan hendak pulang ke rumahnya. “Pelaku, berjumlah empat orang. Salah satu di antaranya, berhasil kita tangkap,” ujar Handreas, kepada awak media, Kamis (28/2).

Pelaku yang telah diciduk, yaitu Budi Septiadi (26 tahun) warga Kampung Puri, Desa Duren, Kecamatan Klari, Karawang. Aksi ini, terungkap saat korban Nikolas Pramudian (16 tahun) warga Kampung Boled, Desa Margasari, Kecamatan Majalaya, Karawang, melintas dengan mengendarai sepeda motor Nopol T 2994 MM.


Di lokasi kejadian, korban yang baru pulang bermain dari temannya ini, dipepet oleh kawanan ini. Motor korban, ditendang oleh salah seorang pelaku. Kemudian, korban yang terjatuh lalu dibacok dengan menggunakan samurai. “Setelah korban tak berdaya, motor dan barang berharga korban dibawa begal. Lalu, begal melarikan diri ke arah Cikampek,” ujar Handreas.

Tak berapa lama, jajaranya menerima laporan soal kasus pembegalan ini. Kemudian, petugas melakukan pengejaran. Pelaku, berhasil ditangkap di daerah Cikampek. Namun, tiga di antaranya kabur. Tetapi, seorang lagi tertangkap dan terpaksa ditembak kakinya, karena melakukan perlawanan. “Jadi, kita akan mengejar tiga anggota kawanan ini yang kabur. Tidak ada ampun buat pelaku begal,” ujarnya.

Komplotan ini, sudah sangat meresahkan warga. Sebab, melihat dari daftar perkara, ternyata pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama. Bahkan, aksinya sering dilakukan di wilayah hukum Polres Purwakarta.

Kini, pelaku mendekam di sel tahanan Mapolres Purwakarta. Pasal yang disangkakan terhadap pelaku, adalah Pasal 365 KUHP. Dengan ancaman 12 tahun penjara. (BM,Red)

Sumber  KBE

Posting Komentar

0 Komentar