HEADER Iklan tEST

Pura-pura Test Drive, Kakek Nekad Bawa Kabur Motor N-Max

Ilustrasi (Dtk)

Radar Bharindo, Bekasi ~ Seorang pria lanjut usia, SN (65) jadi bulan-bulanan massa karena berani mencuri satu unit sepeda motor Yamaha NMax dari sebuah showroom motor di Kampung Penggilingan Tengah, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Aksinya ini cukup lama terjadi pada 15 September 2018 silam. Namun karena korban alias si pemilik showroom sudah mengetahui ciri-ciri pelaku, akhirnya saat bertemu, SN tidak dibiarkan lolos. SN dimassa dan diamankan Selasa (27/2/2019) kemarin.

"Kita amankan diduga pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor. TKP-nya di Kampung Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan," terang Kasi Humas Polsek Babelan, Bripka Anwar Fadillah, Kamis (28/2/2019).

Anwar menjelaskan, SN melakukan perkara penipuan tersebut dengan modus berpura-pura hendak membeli motor ke showroom.

Awalnya SN mendatangi showroom tersebut sehari sebelum peristiwa dengan melihat-lihat motor yang dijajakan. Setelah merasa cocok, SN lalu saling tawar menawar. Hanya saja karena tidak menemukan harga cocok, SN kemudian pergi.

"Pelaku pulang, lalu pada hari Sabtu tanggal 15 September sekira jam 09.00 WIB, pelaku kembali datang ke showroom dan berniat membeli sepeda motor Yamaha NMax," jelasnya.

Setelah kemarin melakukan tawar menawar dan menemukan harga cocok, akhirnya SN sepakat untuk membeli motor tersebut. Dia lalu meminta izin test drive, hanya saja setelah itu SN tak pernah kembali ke showroom.

"Kemudian korban memberikan kunci kontak dan pelaku membawa keluar motor tersebut namun setelah ditunggu 15 menit pelaku tidak kunjung kembali, lalu korban mencari keberadaan pelaku namun tidak pernah ditemukan," tambahnya.

Beruntungnya pada Rabu kemarin korban tidak sengaja bertemu dengan pelaku di showroom berbeda miliknya juga di Kampung Ujung Harapan, Babelan. Korban yang masih mengenali wajah pelaku tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menangkap pelaku, karena diduga pelaku akan melakukan penipuan serupa.

"Korban menangkap pelaku dan sempat dihakimi massa, selanjutnya korban menyerahkan pelaku ke Polsek Babelan," tandasnya.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 tentang penggelapan dengan ancaman hukuman penjara di atas empat tahun. (AMF,Red)

Sumber  Ayo

Posting Komentar

0 Komentar