HEADER Iklan tEST

Kasatlantas Polres Karawang, “Dishub Merazia Kendaraan, Harus Didampingi Satlantas”


“Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan razia di jalan umum harus didampingi oleh Polri tanpa terkecuali,"

Kasatlantas Polres Karawang AKP Bariu Bawana S.iK (Nett)
Radar Bharindo, Karawang ~ Dengan adanya laporan dari Warga yang merasa terganggu dengan adanya Operasi Dishub Kabupaten Karawang yang di gelar di Jalan Pantura' di Sasak Gambreng kecamatan Kotabaru dan Kali Asin kecamatan Jatisari, yang diduga ilegal serta tidak didampingi anggota Polri.

Kasatlantas Polres Karawang AKP Bariu Bawana S.iK mengatakan setiap petugas Dishub yang melakukan razia haruslah didampingi Polri.

"Di jalan umum, bila ada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan razia di jalan umum harus didampingi oleh Polri tanpa terkecuali," kata AKP Bariu, Selasa (05/03/2019).

"Karena yang berwenang menghentikan kendaraan bermotor (ranmor) di jalan umum hanya Polri, setelah ranmor sudah berhenti baru petugas Dishub melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya berkaitan dengan persyaratan teknis dan layak jalan (Kier)," bebernya.

AKP Bariu, menyebut, dalam pasal 266 ayat 4 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. “Penyidik pegawai negeri sipil dalam melaksanakan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan wajib didampingi oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia,” jelasnya.

Tidak hanya petugas Dishub dan DLLAJ saja, petugas Dinas Pendapatan Daerah atau yang dikenal dengan sebutan Dispenda dapat melakukan razia kendaraan.

"Dispenda pun dapat melakukan pengecekan berkaitan dengan pajak ranmor (penungak pajak)”. Setelah kelengkapan administrasinya (STNK dan SIM) dicek oleh petugas Laluntas kemudian diserahkan ke petugas Dispenda," tegasnya.  (DA,Red)

Baca Juga :
~Aktivitas Kegempaan Gunung Salak Masih Normal

  
Sumber  Dinamika

Posting Komentar

0 Komentar