HEADER Iklan tEST

Status Tanggap Darurat, Pemkab Bandung Siapkan Rp5 M untuk Satu Pekan


Sejumlah warga menaiki perahu karena mobilitasnya terganggu banjir, di Jalan Katapang Andir, Kampung Jambatan, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Radar Bharindo, Bandung ~ Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan status kebencanaan dari siaga darurat menjadi tanggap darurat.

Status tangggap darurat tersebut berlaku bagi bencana banjir di empat kecamatan selama tujuh hari.

"Hari ini Bupati Bandung telah menentapkan status tanggap darurat bencana banjir untuk Kecamatan Baleendah, Bojongsoang, Dayeuhkolot dan Rancaekek," tutur Kepala Pelaksana harian BPBD Kabupaten Bandung, Ahmad Djohara di Bojongsoang, Jumat (8/3/2019).


BACA & KLIK :
 Banjir Bandung Rendam 11 Kecamatan

Status tanggap daruat banjir di Kabupaten bandung berlaku selama 7 hari dan akan dievaluasi kembali. Menurut Ahmad, dengan penetapan status tersebut, pihaknya akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat korban banjir di empat kecamatan tersebut.

Sejauh ini lebih dari 20.000 masyarakat di empat kecamatan terdampak banjir yang terjadi sejak beberapa hari lalu.

"Di Kecamatan Baleendah ada 16.000 waraga terdampak, Bojongsoang ada 7.000 dan Dayeuhkolot ada 13.000 masyarakat terdampak banjir," ujarnya.

Kebutuhan pokok masyarakat korban banjir akan dipenuhi oleh Pemkab Bandung melalui BPBD. Ahmad mengatakan dana untuk pemenuhan kebutuhan pokok akan diambil dari dana siap pakai APBD Kabupaten Bandung tahun anggaran 2019.

Dana siap pakai dari dana tidak terduga APBD Kabupaten Bandung tahun 2019 mencapai Rp20 miliar.

"Untuk Tanggap darurat selama tujuh hari ini disiapkan Rp5 miliar," uangkapnya.

Dana sebesar itu akan digunakan untuk kebutuhan makanan juga kebutuhan dasar lainnya seperti alat tidur bagi korban banjir yang menempati pengungsian. (MA,Hus,Red)

Posting Komentar

0 Komentar