Ancaman Penjara 1 Abad Menanti Mantan Pemimpin Malaysia

Sidang perdana mantan PM Malaysia, Najib Razak. (Net,RBI)
Radar Bharindo, Kuala Lumpur ~ Ancaman hukuman 100 tahun penjara menanti mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Jika terbukti bersalah. Tuntutan tersebut disampaikan dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi yang digelar Rabu (3/4).

Penuntut mendakwa Najib dengan 42 dakwaan. Najib mengenakan pasal-pasal pidana pencuci uang, penyalahgunaan kekuasaan dan menyalahgunakan kepercayaan rakyat. Dia bisa dihukum 100 tahun penjara bila semua dinyatakan bersalah atas semua dakwaan.


Najib didakwa dengan tujuhan tuduhan yang berhubungan dengan pemindahan dana $AUD 14 juta (sekitar Rp 140 miliar) ke rekening pribadinya. Tim pengacara menyebut pihak penuntut sudah menyerahkan dokumen setebal tiga ribu halaman sebelum sidang dimulai.

Awalnya, Dana 1MDB dibuat oleh Najib sebagai sarana pembangunan ekonomi jangka panjang di Malaysia pada tahun 2009. Tetapi, kurang dari sepuluh tahun keberadaannya, badan tersebut sudah menjadi diselidiki dan melibatkan enam negara karena tuduhan pencucian uang dan penyalahgunaan dana.

Gugatan sipil yang diajukan oleh Kementerian Kehakiman Amerika Serikat menyebutkan penyalahgunaan dana hampir $AUD 6,3 miliar (Rp 6,3 T). Skandal ini menjadi salah satu penyebab kekalahan Najib Razak dalam pemilu di Malaysia bulan Mei tahun lalu.

Mahathir Mohamad yang pernah menjadi Perdana Menteri Malaysia selama 22 tahun kembali ke dunia politik dengan mengalahkan partai UMNO yang dipimpin Najib. Di usia 94 tahun, Mahathir langsung melakukan penyelidikan terhadap Najib dan sejumlah pihak yang dianggap bertanggungjawab atas dana 1MDB. (Dtk,Red)

Sumber : Detik

Posting Komentar

0 Komentar