HEADER Iklan tEST

Waspada !!! “Ini Modus Baru Perampokan di Karawang”

Pemuda di Karawang ini menjadi korban perampokan. Pelaku bertindak sadis dengan cara membakar korban. (Foto: istimewa)

"Awalnya janjian kencan di hotel, selanjutnya korban dianiaya, dibakar, selanjutnya barang berharganya dirampas."

Radar Bharindo, Karawang ~ Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro menilai ada modus baru perampokan di Karawang. Para pelaku berkomplot berbagi peran saat merencanakan kejahatan. Dengan menggunakan seorang perempuan untuk memancing korban, dan disaat yang menurut mereka tepat, munculah bagian eksekutor.

Seperti yang terjadi baru_baru ini dikarawang;
Luki (26) tak menyangka niatnya indehoy dengan perempuan malah berakhir petaka. Janjian indehoi dengan seorang perempuan di suatu hotel, Luki malah dikeroyok, disiram bensin lalu dibakar. Akibatnya ia mengalami luka bakar di wajah, badan hingga lengan kanannya.

Selain membakar, para pelaku sadis tersebut mengambil barang-barang berharga milik Luki. "Diduga kasus ini tergolong pencurian disertai kekerasan," tutur Bimantoro.

Kejadian bermula saat Luki membuat janji bertemu NA (26) di Hotel Pondok Ratu, Jl By Pass Jomin, Kecamatan Kotabaru Karawang, Rabu (8/1). Keduanya akan berkencan di hotel itu.


Luki tiba lebih awal. Ia menunggu kedatangan NA di dalam kamar. tak lama kemudian, NA datang namun tak sendirian.
MPR (25) dan MH (24) tiba-tiba masuk ke kamar dan menghajar Luki.

"Para pelaku langsung memukuli korban dan menyiram korban menggunakan bensin. Pelaku kemudian menyulut tubuh korban dengan korek api. Wajah, dada dan dua tangan korban mengalami luka bakar,". Setelah korban terkapar dan terbakar, para pelaku pergi membawa kartu ATM dan handphone korban.
kata Bimantoro.

Beruntung keributan itu, kemudian terdengar oleh seorang karyawan hotel. Pegawai hotel itu membawa Luki yang kesakitan ke salah satu rumah sakit.

"Kemarin, kami sudah konfirmasi kepada keluarga korban jika Luki menjadi korban," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan melalui telepon, Minggu (12/1/2020).

"Para pelaku adalah komplotan. Modusnya (perampokan) seperti itu," ujar Bimantoro. (LA/Red)


Sumber : detik.com

Posting Komentar

0 Komentar